Baru Tahu Cat Mobil Zaman Dulu Lebih Awet, Kok Bisa?

Ilustrasi poles dan pelapisan cat bodi mobil
Ilustrasi poles dan pelapisan cat bodi mobil
Sumber :
  • Viva.co.id/ Pius Mali

VIVA Otomotif – Setiap orang tentu menginginkan kendaraan yang dimilikinya tampil mengkilap layiknya masih dalam kondisi baru. Namun ada banyak faktor yang membuat kualitas cat mobil menurun, hingga terlihat kusam.

Salah satu penyebab warna cat menjadi kusam adalah faktor cuaca, terlebih mobil kerap terparkir di luar ruangan tanpa penutup. Selain itu, jika kebersihan mobil tidak dijaga, otomatis menimbulkan penurunan warna, hingga noda.

Mengecat mobil atau cat mobil

Mengecat mobil atau cat mobil

Photo :

Mencuci mobil menjadi ritual wajib untuk menjaga eksterior mobil, namun jika proses pencucian tidak benar, akan merusak. Cukup banyak kasus, di mana baret halus atau lecet rambut timbul di bodi akibat proses pencucian yang salah.

Selain perawatan yang salah, kualitas cat mobil juga menjadi penyebab utama. Banyak anggapan bahwa cat mobil di zaman sekarang tidak sebagus zaman dahulu, hal itu terlepas dari brand dan model kendaraannya.

Founder JPM Auto Detailing WTC Mangga Dua, Jana Saputra sempat mengatakan, mudah kusam, dan timbul baret halus lebih sering ditemukan pada bodi mobil zaman sekarang. Menurutnya ada perbedaan bahan dasar cat yang digunakan.

“Mobil buatan dulu itu catnya lebih keras, jadi perawatan enggak rutin tidak masalah (tergatung brand). Potensi bodi berjamur juga lebih minim dibandingkan mobil sekarang. Kalau mobil 2000-an, tehnik pencucian yang salah saja bisa bikin baret halus,” ujarnya kepada Viva Otomotif.

Menurutnya salah satu bukti mobil lawas memiliki cat yang lebih awet dibandingkan mobil masa kini, adalah minimnya tempat perawatan.

“Dulu salon mobil masih jarang, bahkan enggak ada teknologi coating seperti sekarang,” tuturnya.

Melapisi bodi mobil dengan coating merupakan cara baru melindungi cat, memanfaatkan cairan khusus yang akan mengeras layiknya pernis. Lapisan itu dapat melindungi cat dari kotoran, noda, jamur karena bekas air yang mengering dan lain-lain.

Restorasi mobil klasik

Restorasi mobil klasik

Photo :
  • Dok: Kuno ID

“Mobil masa kini memang lebih repot mengurusnya. Tapi cukup pemolesan dengan wax setelah mencuci dalam waktu satu bulan tiga kali juga cukup, dan usahakan parkir di dalam ruangan atau ditutupi cover,” sambungnya.