Begini Dampak Buruk Helm Motor Dibiarkan Setelah Hujan-hujanan

Helm Edisi Khusus di Vespa World Days Bali 2022
Helm Edisi Khusus di Vespa World Days Bali 2022
Sumber :
  • VIVA Otomotif/Muhammad Thoifur

VIVA Otomotif – Sebelum mengendarai sepeda motor, hal wajib yang perlu digunakan adalah perangkat keselamatan, salah saatunya helm. Fungsinya tentu untuk menjaga kepala Anda dari benturan ketika terjadi kecelakaan di jalan.

Selain itu, helm dapat menjaga visibiltas saat berkendara karena fungsi kacanya dapat melindungi mata dari kotoran atau debu. Di Indonesia, banyak model helm yang ditawarkan oleh sejumlah brand dengan spesifikasi berbeda.

Ilustrasi mengendarai motor saat hujan.

Ilustrasi mengendarai motor saat hujan.

Photo :
  • Bikebandit

Bukan sekadar melindungi kepala, helm juga dapat menunjang penampilan saat berkendara. Tapi meski harganya mahal, bukan berarti pelindung kepala tersebut tidak bisa rusak. Terlebih jika tidak dirawat oleh pemiliknya.

Salah satu hal yang kerap diabaikan membiarkannya setelah hujan. Pasalnya jika air hujan tidak langsung dibersihkan, bagian kaca helm mudah berjamur dan tentu akan mengganggu pengelihatan jika tidak dihilangkan.

Executive Director RSV Helmet Richard Ryan mengatakan, setelah dipakai hujan-hujanan, helm harus dikeringkan, dan dibersihkan lebih dulu. Pemilik wajib membersihkan visor, atau kaca depan setelah terkena air.

"Lepas visor habis digunakan, sehingga ada sirkulasi udara. Jangan lupa batok dan visor langsung keringkan pakai kain microfiber," ujar Richard Ryan dilansir dari situs resmi Federal Oil, Senin 8 Agustus 2022.

Setelah bagian terluar helm dikeringkan, dan dibersihkan, lebih lanjut Richard menjelaskan, giliran bagian dalamnya yang mendapat perlakuan serupa. Tujuannya agar busa pelindung kepala itu tidak lembab.

Jika sudah lembab, dan dibiarkan basah tentu akan menimbulkan bau tidak sedap saat digunakan. Maka sebaiknya perlu di lepas dari bagian cangkang helm, agar mudah dikeringkan.

"Lepaskan padding dari helm, dan biarkan terkena angin agar kering," tuturnya.

Menurutnya, jangan pernah mengeringkan padding helm dengan alat pengering rambut, atau menjemurnya di bawah sinar matahari yang terik. Karena akan merusak, atau menurunkan kualitas busa di dalamnya.

"Karena berpotensi merusak density busanya. Nanti busa jadi keras," katanya.

Saat ini banyak cairan khusus pembersih helm yang beredar di pasaran, yang memberikan aroma khusus agar helm tidak bau keringat, atau apek karena bagian dalamnya kerap dibiarkan walaupun basah, dan lembab.