Sembarangan Parkir Mobil Bisa Berkarat

Karat pada bodi mobil.
Sumber :
  • Jeffry Yanto/VIVA.co.id

VIVA – Karat, atau korosi menjadi hal yang paling ditakutkan pemilik kendaraan. Sebab tidak kehadirannya tidak bisa diprediksi, namun bisa dicegah. Salah satunya memerhatikan tempat parkir, apa hubungannya?

img_title Terpopuler: Suzuki Baleno Facelift, Motor Bekas yang Harganya Stabil, hingga Cara Cuci Mobil Kena Abu Vulkanik

Jika mobil kerap parkir di luar ruangan akan menimbulkan masalah lain. Bukan sekadar noda atau jamur, namun akan muncul karat. Hal itu disebabkan karena mobil cukup lama tidak digunakan namun terparkir di luar ruangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan resmi PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), bodi mobil yang berkarat dapat terjadi karena terkelupasnya lapisan cat pelindung metal pada mobil, sehingga metal terpapar udara luar yang menyebabkan munculnya karat. 

img_title Mobil Kotor Gara-gara Abu Vulkanik? Ini Urutan Cucinya

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kondisi tersebut. Diantaranya menghindari parkir terlalu lama di tempat lembap. Jika mobil dirasa kotor, segera lakukan pencucian, terutama pada bagian bawah mobil jika terkena hujan.

Selain itu periksa karet atau list penahan air di kaca pintu, dan segera ganti jika karet sudah bocor atau tidak lentur. Segera bersihkan plat dengan bensin supaya tidak timbul karat jika ada goresan dalam atau cat mengelupas sampai plat bodi.

img_title Suzuki Baleno Facelift Dijual Rp100 Jutaan, Sudah Punya ADAS Level 2

Sementara untuk mengatasi bodi mobil yang tergores, Anda bisa mencuci mobil terlebih dahulu di lokasi yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Gunakan compound untuk menghilangkan coretan dan baret halus pada bodi mobil. 

Gosok bagian tersebut menggunakan kain micro fiber atau busa halus secara melingkar dengan tekanan sedang sampai goresan tidak terlihat. Oleskan wax dengan busa halus menyempurnakan hasil compound, ulangi proses hingga mencapai hasil yang diinginkan.

Penyebab lain karata muncul di mobil, menurut Aftersales Division Head Toyota Auto2000, Nur Imansyah, karena kandungan mineral tinggi pada air laut. Maka jika tinggal di kawasan pesisir pantai harus lebih ekstra untuk perawatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jangan pernah remehkan karat, begitu terdeteksi butuh tindakan segera agar tidak menjalar, dan merusak bodi mobil,” ujarnya.

Lebih lanjut Irmansyah menjelaskan, penyebab lain korosi timbul di bodi mobil karena kotoran, seperti lumput, hingga kotoran binanatang menempel. Kemudian dibiarkan dalam waktu lama, hingga cat terkikis dan menjadi karat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut