Mobil Pakai Antena Sirip Hiu Ternyata Ada Ruginya

Antena sirip hiu di mobil
Sumber :
  • Image by PSD Gang from Pixabay

Jakarta, VIVA – Banyak komponen pada mobil yang punya fungsi jelas, seperti roda untuk bergerak dan lampu untuk melihat. Namun, ada juga bagian kecil yang tampak sepele tapi punya peran penting, seperti antena sirip hiu di atap mobil.

img_title Era Kejayaan Sedan di Indonesia Mulai Pudar, Datanya Bikin Kaget

Antena kecil berbentuk sirip ini terpasang di bagian belakang atap mobil. Meski terlihat stylish, fungsinya lebih dari sekadar estetika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Antena sirip hiu merupakan versi modern dari antena panjang dan lentur yang umum digunakan di mobil lama. Kini, bentuknya ringkas namun punya kemampuan teknologi yang cukup kompleks.

img_title Jangan Remehkan Mobil Bak, 5 Pikap Ini Jadi Tulang Punggung Bisnis

Dikutip VIVA Otomotif dari Slashgear, Jumat 11 Juli 2025, antena ini bukan hanya untuk siaran radio. Ia juga membantu sinyal GPS, memperkuat sinyal ponsel, mendukung Wi-Fi, dan meningkatkan kejernihan suara saat menelepon.

Dengan desain ramping dan aerodinamis, antena ini membantu mengurangi hambatan angin saat mobil melaju cepat. Selain itu, tampilannya membuat mobil tampak lebih modern dan bersih.

img_title Saat Masih Jaya-jayanya, Mike Tyson Koleksi Mobil Mewah dari Berbagai Merek

Keunggulan lainnya adalah daya tahan. Tidak seperti antena lama yang mudah bengkok atau patah, sirip hiu lebih kokoh dan tertutup rapat.

Banyak model sudah tahan air dan debu dengan rating IP67, artinya bisa bertahan bahkan saat terendam air. Bahkan, ada mobil yang memakai dua sirip hiu sekaligus untuk menangani berbagai sinyal.

Merek-merek seperti Mazda telah menjadikan antena ini bagian dari ciri desain mereka. Mobil tetap terlihat elegan tanpa perlu tiang atau kabel yang mencolok.

Namun, antena sirip hiu bukan tanpa kekurangan. Salah satu masalahnya adalah kualitas sinyal AM yang bisa menurun, terutama di daerah terpencil.

Bagi sebagian orang yang masih mengandalkan radio AM untuk berita atau siaran lokal, ini jadi masalah. Selain itu, jika antena rusak, proses penggantiannya bisa rumit dan mahal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proses pemasangan ulang bisa melibatkan pembongkaran bagian atap dan sistem kabel. Tidak semua bengkel bisa menanganinya dengan mudah.

Secara visual pun, tidak semua orang suka tampilannya. Terutama pada mobil klasik atau sport, beberapa orang tetap lebih memilih antena tradisional.

Toyota Alphard Hybrid di GIIAS 2026

Beda Harga Rp308 Juta, Ini Perbandingan Toyota Alphard XE Hybrid dan Danza D9 Terbaru

Persaingan MPV mewah di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya mobil yang menawarkan kenyamanan premium dan teknologi elektrifikasi. Toyota Alphard 2.5 XE Hybrid.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut