Tips Berkendara Aman Saat Liburan

Liburan bersama keluarga. Foto ilustrasi.
Sumber :
  • database.com

VIVA.co.id – Awal Mei ini ada periode hari libur yang cukup panjang. Total empat hari dengan akhir pekan. Memang cukup panjang karena ada dua hari besar, Kenaikan Isa Almasih dan juga Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.  Tentu saja momen ini banyak yang memanfaatkan untuk wisata maupun silaturrahmi dengan keluarga.

img_title Bagian Motor Ini Bisa Bikin Kantong Jebol saat Rusak

Perjalanan darat khususnya mengendarai mobil memang cukup mengasyikkan. Meski akan terjadi beberapa kemacetan, namun momen bersama keluarga dipastikan akan tetap menyenangkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya saja, untuk pelesiran dengan kendaraan pribadi butuh persiapan matang. Sebab, kendaraan diharuskan memiliki kondisi yang sangat prima agar perjalanan menjadi aman dan juga nyaman.

img_title Hujan Abu Vulkanik Bisa Bikin Motor Rusak, Ini Bagian yang Wajib Dicek

Oleh karena itu, VIVA.co.id, merangkum dari berbagai sumber persiapan apa saja yang dibutuhkan agar perjalanan Anda dan keluarga dengan mobil pribadi lebih menyenangkan. Berikut tipsnya:

1. Jaga kondisi badan Anda, dengan olah raga beberapa hari sebelum berangkat. Jika memang medan terlalu jauh, ada baiknya Anda mencari keluarga pengganti yang bisa menyetir, seperti istri.

img_title Mobil Kotor Gara-gara Abu Vulkanik? Ini Urutan Cucinya

2. Periksa kondisi mobil. Tentu, jika mobil Anda keluaran terbaru mungkin masih sedikit masalah dan kerusakan. Tapi sebaliknya, jika mobil Anda sudah agak tua, periksa sebaik mungkin untuk mengurangi potensi mogok atau rusak di jalan.

3. Periksa kondisi tekanan ban dan kedalaman alur ban. Jika sekiranya sudah perlu ganti, ada baiknya Anda mengganti dulu. Tekanan ban yang cukup dan alur ban yang baik akan menghindari keretakan ban karena jalanan yang panas. Jangan mengambil risiko menggunakan ban yang sudah tipis.

Ingat, isilah ban Anda dengan angin sesuai ukuran. Bila tekanannya terlalu kecil, tentu akan membuat kenyamanan berkurang, namun jika tekanan angin teralu tinggi, angin di dalam ban bisa mengembang dan meledak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Periksa kondisi pada kontrol utama kendaraan, seperti kemudi, pedal rem, pedal gas, dan pedak kopling. Pastikan semuanya dapat berfungsi baik untuk mengurangi kecelakaan fatal.

5. Periksa sistem pendingin mesin (thermostat, engine belt, hoses, cooling fan, dan coolant level) dan periksa sistem pendingin udara (AC) apakah sudah bekerja optimal atau belum.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut