Tiga Cara Bikin Kampas Kopling Panjang Usia

Ilustrasi kopling mobil.
Sumber :
  • www.toyota.astra.co.id

VIVA.co.id – Sama seperti part lainnya, kampas kopling juga memiliki masa pakai. Jika kampas kopling semakin tipis, tentu mobil tak akan nyaman dikemudikan.

img_title 5 Hal Perawatan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah Kurang dari 10 Menit

Ternyata, kampas kopling memiliki usia normal pemakaian empat tahun. Namun, tak sedikit pemilik kendaraan yang mengganti kampas kopling lebih cepat dari usianya karena pemakaian atau gaya dalam berkendara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebenarnya ada tiga hal yang bisa dilakukan para pemilik mobil untuk memperpanjang usia pakai kampas kopling. Dilansir AstraWorld, Senin, 5 September 2016, cara pertama yang bisa diterapkan adalah tidak terlalu sering menerapkan gaya setengah kopling saat berkendara. Umumnya cara ini dipakai saat mobil melaju di tengah macet atau tanjakan. Efeknya, kampas kopling jadi mudah aus.

img_title Tren Baru! Mobil Modern Kini Lebih Suka Tampilan Tanpa Chrome, Ini Alasannya

Akibatnya, kampas kopling akan menempatkan 'diri' menjadi part yang tingkat gesekannya sangat keras. Itulah sebabnya permukaan kampas kopling akan lebih cepat terkikis.

Cara kedua, perhatikan saat melepas pedal kopling. Kampas kopling akan jauh lebih awet apabila ketika melakukan perpindahan transmisi, kita tidak melepaskan pedal kopling secara menghentak. Lepaskan saja dengan perlahan-lahan.

img_title Jangan Tunggu Rusak! Ini Ciri-ciri Mesin Mobil Butuh Perawatan Segera

Sementara cara ketiga, penggunaan gigi transmisi harus sesuai dengan kecepatan kendaraan. Maksudnya, jangan terbiasa menggunakan gigi tinggi bila kecepatan mobil rendah. Kebiasaan ini masih sering dilakukan pengendara. Misalnya, menggunakan gigi empat pada saat kecepatan kendaraan hanya 20 kilometer per jam.

Sabun colek untuk bersihkan ban mobil

5 Kebiasaan Merawat Mobil yang Diam-Diam Bikin Rusak

Merawat mobil memang penting untuk menjaga performa dan usia pakai kendaraan tetap optimal. Namun tidak semua kebiasaan yang dianggap sebagai bentuk perawatan.

img_title
VIVA.co.id
19 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut