Ternyata, CD Bajakan Bikin Cepat Rusak Audio Mobil

Ilustrasi sistem audio mobil.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Jeffry Sudibyo

VIVA.co.id – Head unit pada mobil dewasa kini kebanyakan sudah dibekali dengan sistem hiburan DVD, MP4, dan juga USB. Fitur-fitur ini sepertinya menjadi perlengkapan standar yang dibutuhkan pengemudi agar tak bosan saat berada di dalam mobil.

img_title 5 Hal Perawatan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah Kurang dari 10 Menit

Namun demikian, head unit juga perlu diperhatikan. Jika tidak, maka tentu sangat dekat dengan kerusakan. Lantas bagaimana perawatan sederhana head unit?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imam, pemilik Bahari Teknik --tempat servis khusus audio-- di Mega Glodok Kemayoran, Jakarta, mengatakan, sebenarnya tidak ada perawatan khusus pada head unit. Kata dia, yang perlu diperhatikan yakni penggunaan saja agar tak sembarang.

img_title Tren Baru! Mobil Modern Kini Lebih Suka Tampilan Tanpa Chrome, Ini Alasannya

"Yang biasa rusak pada head unit aftermarket atau standar pabrik itu optik, penggunaan CD bajakan membuat optik kerja lebih maksimal dan cepat panas," ujarnya kepada VIVA.co.id, Senin 31 Oktober 2016. 

Kata dia, lebih baik menggunakan CD atau kaset orisinal agar optik tidak cepat rusak. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada mekanikal tempat keluar masuknya kaset. Menurutnya, saat head unit tengah beroperasi, terkadang orang asal memasukkan CD, bahkan ada sebagian pengendara yang mendorongnya terlalu keras. "Cara itu tidak bagus, karena mekanikal tempat kaset hanya diatur gear dan kabel," tuturnya.

img_title Jangan Tunggu Rusak! Ini Ciri-ciri Mesin Mobil Butuh Perawatan Segera

Compact Disc (CD)

Bukan hanya itu, soket USB pun juga kerap rusak jika penggunaan yang tidak benar. Kata dia, jangan sering pasang cabut karena bisa kendur. Kalau sudah begitu, saat USB dipasang akan tidak terbaca.

Sabun colek untuk bersihkan ban mobil

5 Kebiasaan Merawat Mobil yang Diam-Diam Bikin Rusak

Merawat mobil memang penting untuk menjaga performa dan usia pakai kendaraan tetap optimal. Namun tidak semua kebiasaan yang dianggap sebagai bentuk perawatan.

img_title
VIVA.co.id
19 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut