3 Hal Wajib Diketahui Saat Naik Motor di Tengah Hujan

Pengendara bermotor menerobos hujan di Jakarta beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis

VIVA.co.id – Cuaca yang tidak menentu membuat sebagian besar wilayah Indonesia masih terus diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Akibatnya, jalanan mulai digenangi air dan menjadi licin sehingga risiko kecelakaan semakin tinggi.

Catatan Buat Orang Tua, 4 Bahaya Meninggalkan Anak di Dalam Mobil

Hal tersebut membuat pengendara motor dituntut meningkatkan konsentrasi, memastikan hal-hal yang menunjang keselamatan berkendara, dan mengutamakan safety riding selama berkendara.

Safety Riding Analyst Astra Motor, Michael Gerald, mengatakan bahwa pengendara sepeda motor sebaiknya memperhatikan dan mengutamakan keselamatan berkendara, baik dari segi peralatan penunjang maupun cara berkendara saat hujan. Ini semua agar selamat tak ada halangan.

Mengenal Forged Piston, Teknologi Unggulan Yamaha Adopsi dari MotoGP

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan menurut Gerald:

1. Helm SNI

Pengguna Mobil yang Terjebak Macet di Puncak Wajib Periksa Ini

Helm SNI merupakan piranti wajib saat mengendarai motor, baik saat cuaca normal maupun hujan. Namun, Michael menyarankan helm yang digunakan saat kondisi hujan adalah helm full face, agar sewaktu berkendara wajah dan mata tidak terganggu oleh guyuran air yang dapat menyebabkan terganggunya penglihatan dan konsentrasi.

2. Jas Hujan

Jas hujan diperlukan agar pakaian tidak basah dan mengganggu suhu tubuh pengendara. Michael menyarankan jas hujan yang digunakan berbentuk jaket dan celana. Tidak berbentuk ponco atau jubah, karena berisiko tersangkut rantai atau roda.

Selain itu, sebaiknya gunakan jas hujan berwarna cerah agar mudah terlihat pengendara lain. Jangan sesekali menggunakan payung sewaktu berkendara dengan sepeda motor.

3. Sepatu

Banyak pengendara yang menggunakan sandal ketika hujan karena takut sepatu yang digunakan basah. Padahal, Michael menjelaskan sebaiknya pengendara tidak menggunakan sandal karena berbahaya jika terjatuh atau terkena pantulan kerikil. Gunakanlah sepatu tahan air, atau paling tidak menggunakan cover sepatu. 

Jika terpaksa menggunakan sepatu biasa, jangan menapakkan kaki Anda di atas mesin, khususnya jika Anda menggunakan motor cub. Jika demikian, titik keseimbangan motor dan pengendara dapat berubah, tentu saja dapat mempengaruhi pengendalian sepeda motor.
 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya