Salah Kaprah Gunakan Kompon pada Mobil

Dua orang sedang mengecat mobil.
Sumber :
  • Jeffry Yanto/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Salah satu masalah yang kerap timbul pada cat mobil adalah goresan. Maklum, meski sudah berhati-hati, ada saja gangguan dari luar yang tak bisa dihindari.

img_title 5 Hal Perawatan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah Kurang dari 10 Menit

Untuk memperbaiki goresan umumnya menggunakan kompon. Kompon sendiri berfungsi sebagai bahan yang bersifat mengikis cat mobil agar baret-baret halus hingga sedang bisa disamarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, Technical Support Meguiars Indonesia Deni Yohanes mengatakan, penggunaan kompon terlalu sering bisa bikin jelek cat. “Warna bisa tak lagi kinclong seperti semula,” katanya saat berbincang dengan VIVA.co.id di Jakarta. 

img_title Tren Baru! Mobil Modern Kini Lebih Suka Tampilan Tanpa Chrome, Ini Alasannya

Menggunakan kompon sebaiknya dibarengi dengan polish untuk menyempurnakan bodi mobil yang tergores. 

"Kalau kompon saja itu salah, karena pori-pori komponen tidak tertutup, bagusnya itu setelah dikompon diberi polish lalu di-wax," ujarnya.

img_title Jangan Tunggu Rusak! Ini Ciri-ciri Mesin Mobil Butuh Perawatan Segera

Jika tidak dibarengi, bisa membuat cat mobil cepat pudar. "Akhirnya catnya butek, karena pori-pori terbuka," tuturnya.

Sabun colek untuk bersihkan ban mobil

5 Kebiasaan Merawat Mobil yang Diam-Diam Bikin Rusak

Merawat mobil memang penting untuk menjaga performa dan usia pakai kendaraan tetap optimal. Namun tidak semua kebiasaan yang dianggap sebagai bentuk perawatan.

img_title
VIVA.co.id
19 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut