Jadi Korban Kecelakaan, Ini Besaran Santunan yang Diterima

Ilustrasi olah TKP.
Sumber :
  • Instagram Satlantas Polres Probolinggo

VIVA – Masih banyak pemilik kendaraan bermotor yang tak mengetahui, bahwa saat membayar pajak kendaraan, pemilik telah dikenakan biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas, atau SWDKLLJ yang tertera pada lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

img_title Waspada! Polisi Gelar Razia di Jadetabek Jelang Ramadan, Ini 9 Pelanggaran yang Disasar

Besar tarif SWDKLLJ tergantung tipe kendaraan. Untuk motor dengan kapasitas mesin 50cc hingga 250cc akan dikenakan biaya sebesar Rp35 ribu. Sedangkan untuk mobil jenis sedan, jip dan lain-lain sebesar Rp143 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam akun media sosial PT Jasa Raharja @pt_jasaraharja, disebut dengan membayar SWDKLLJ, otomatis pemilik kendaraan telah mengalihkan risiko kerugian yang ditimbulkan kepada pihak ketiga ke PT Jasa Raharja, namun tidak termasuk kerugian harta benda.

img_title Ngeri! Detik-detik 2 Pemotor Hampir Terlindas Truk Pertamina di Jagakarsa

"Misalnya mobil menabrak pengendara lain, pejalan kaki, pengguna sepeda, dan penyeberang jalan maka korban tersebut akan disantuni oleh Jasa Raharja," demikian bunyi keterangan dalam akun tersebut.

Korban akibat kecelakaan lalu lintas secara otomatis akan mendapat santunan dari Jasa Raharja. Adapun besaran santunan yang diterima korban diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017.

img_title 6 Perilaku Penyebab Kecelakaan yang Harus Dihindari Pengendara

Bila korban meninggal dunia, ahli waris akan mendapat santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta. Sementara itu, korban cacat akan menerima santunan sebesar Rp50 juta.

Penggantian biaya perawatan dan pengobatan disantuni dengan biaya sebesar Rp20 juta. Untuk biaya penguburan akan ditanggung sebesar Rp4 juta. Penggantian biaya pertolongan pertama sebesar Rp1 juta dan penggantian biaya untuk membawa korban ke fasilitas kesehatan paling besar Rp500 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam informasinya, untuk memastikan korban terjamin oleh Jasa Raharja, maka harus dibuatkan laporan kepolisian terlebih dahulu dengan demikian korban bisa mendapat santunan dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara itu.

"Laporkan kecelakaan tersebut ke kantor polisi terdekat di kota Anda," tulis keterangan Jasa Raharja.

Ilustrasi naik motor pakai celana jeans

Penguatan Teknologi Keselamatan Jalan Jadi Investasi Cegah Korban Jiwa dan Kerugian Ekonomi

Kajian ITB menyebut teknologi pengereman pada sepeda motor bisa berpotensi mencegah hingga 111.163 kematian dan memberi manfaat ekonomi lima kali biaya.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut