Ferdinand Hutahaean Jelaskan Maksud "Make Indonesia Great Again"

Wakil Direktur Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ferdinand Hutahaean.
Sumber :
  • VIVA/Ridho Permana

VIVA – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menyebut slogan Make Indonesia Great Again dalam pidatonya di Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Kamis 11 Oktober 2018. Gaya Prabowo turut dikomentari berbagai pihak.

img_title Bos OJK Curhat ke Prabowo soal Ancaman MSCI, Akui Penegakan Hukum Pasar Modal Belum Keras

Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengakui bahwa omongan Prabowo memang meniru slogan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menurut dia, keadaannya Indonesia hari ini seperti yang dijelaskan Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuatu yang baik itu boleh ditiru, itu bagus. Memang apa yang disampaikan Pak Prabowo itu harus membuat Indonesia great again (hebat lagi)," kata Ferdinand di Jakarta Selatan, Jumat 12 Oktober 2018.

img_title Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Jangan Kita Minder Lagi

"Dulu Indonesia pernah ditakuti di Asia, di pergaulan internasional dan itu sekarang hilang," tambahnya.

Ferdinand menjelaskan, hari ini Indonesia seperti kehilangan peran di dunia Internasional. Hal ini dinilai karena keterbatasan kapasitas, kapabilitas, Joko Widodo.

img_title Gianni Infantino Pamer Dukungan dari Prabowo dan PSSI Lanjut Jadi Presiden FIFA

"Indonesia seperti kehilangan peran di dunia internasional. Mungkin karena keterbatasan kapasitas, kapabilitas Pak Jokowi dalam komunitas internasional. Jadi Pak Prabowo menyampaikan itu kembali," kata dia.
 

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TPAKD di Jiexpo, Jakarta,

Presiden Prabowo Akui Banyak Kekurangan Program MBG, 353 Orang Dipecat dan Minta Pelanggar Dibersihkan

Presiden Prabowo mengakui ada banyak kekurangan dalam program MBG dan meminta pelanggar ditindak tegas. Sebanyak 353 orang disebut telah diberhentikan.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut