Erick Thohir Beberkan Alasan Mengapa Rakyat Harus Pede pada Ekonomi RI

Erick Thohir
Sumber :
  • VIVA/Pratama Yudha

VIVA – Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir meminta kepada semua pihak untuk selalu optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, dikatakannya, Indonesia merupakan bagian dari 20 negara ekonomi terbesar, dan diperkirakan bakal terus tumbuh di tahun-tahun ke depannya.

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2021 Capai 3,69 Persen

"Market-nya growing, jadi musti ada optimisme itu. Kalau orang lain optimis masa kita pesimis. Ini masukkan ke pemikiran kita, itu rill," kata dia saat menjadi pembicara dalam acara Jakarta Halal Things 2018 di Senayan City, Jakarta, Sabtu, 1 November 2018.

Menurut Erick, hal itu bukan tanpa alasan, lantaran Indonesia memiliki berbagai faktor pendorongnya, seperti jumlah penduduk keempat terbesar yang menjadikan Indonesia sebagai potensi market terbesar. Hingga rata-rata umur penduduknya yang masih muda antara 12 hingga 34 tahun sebanyak 58 persen. 

BI Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Maksimal 5,5 Persen

"Market muda yang habitnya lebih konsumtif. Kita itu merupakan ekonomi yang paling cepat pertumbuhannya di dunia dan kita tanpa terasa masuk ke negara ekonomi besar dunia, top 20. Di 2030 nomor sembilan, 2050 nomor empat," tegas dia.

Selain penduduk muda yang cenderung memiliki pola kehidupan konsumtif, dikatakannya juga bahwa penduduk Indonesia telah mulai hijrah menjadi penduduk yang lebih produktif. Dia mencontohkan hal itu dengan semakin beredarnya industri start up seperti Gojek dan Tokopedia di Indonesia.

Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2022 Dapat Tercapai Jika...

"Saya bilang, kita negara Islam terbesar di dunia secara penduduk. Kita ingin ujarkan dunia bagaimana kita kelola Indonesia menjadi negara yang salah satu tidak hanya aman, tapi pertumbuhan ekonominya luar biasa," ungkap Erick.

"Sekarang musti berdasarkan data. Dan data ini dengan yang namanya digitalisasi, suka enggak suka lebih akurat dibanding data research. Jadi mustinya kalau pebisnis bisa baca data," tambahnya.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu.

Kemenkeu: Pertumbuhan Ekonomi 2021 yang Dirilis BPS Sesuai Prediksi

BPS baru saja merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal IV-2021 sebesar 5,02 persen dan sepanjang 2021 3,69 persen.

img_title
VIVA.co.id
7 Februari 2022