Ahok Masuk PDIP, TGB: Insya Allah Naikkan Elektabilitas Jokowi

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sumber :
  • Repro Instagram

VIVA – Koordinator Bidang Keumatan Golkar Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menanggapi masuknya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan PDIP. Ia yakin pasti Ahok memiliki pertimbangannya sendiri.

"Wallahualam itu betul-betul hak asasi masing-masing. Tentu ada pertimbangan. Saya pikir kita lihat ke depan. Saya tidak bisa berkomentar tentang pilihan politik seseorang," kata TGB di Hotel Arya Duta, Jakarta, Sabtu 9 November 2019.

Saat ditanya apakah hadirnya Ahok akan menaikkan elektabilitas Jokowi, ia yakin persoalan elektabilitas merupakan kerja kolektif. Ketika ada upaya kolektif tersebut ia yakin elektabilitas akan naik.

"Saya pikir, elektabilitas Pak Jokowi selain faktor beliau, kerja beliau juga ada kerja elektif dari seluruh elemen yang merasa satu visi dengan beliau. Jadi ketika kerja kolektif itu bergerak, ya insyaAllah menaikkan elektabilitas (Jokowi)," kata TGB.

Sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok resmi menjadi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Pengumuman resminya Ahok menjadi kader PDIP disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Daerah PDIP Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama, di Sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali, Jalan Banteng Baru, Denpasar.

Ahok mengatakan alasan bergabung dengan PDIP karena sudah sesuai dengan garis ideologinya.

Ahok mengaku juga sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, terkait dirinya bergabung ke partai berlambang moncong putih itu. "Sudah berkomunikasi dengan Ibu Mega," ujar Ahok.