KPU Tarik dan Distribusikan Ulang Surat Suara yang Nyasar ke Hong Kong

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, sudah meminta kelompok kerja luar negeri untuk mengecek dan menarik surat suara yang nyasar ke Hong Kong. Arief menyebut surat suara tersebut akan didistribusikan ulang.

KPU Ungkap Alasan Abaikan Permintaan PDIP Tunda Penetapan Prabowo

"Jadi kita sudah minta kepada pokja luar negeri yang terdiri dari KPU dan Kemenlu untuk melakukan pengecekan lagi melakukan penarikan untuk didistribusikan ulang atau dikirimkan ulang sesuai alamat yang semestinya," kata Arief di gedung DPR, Jakarta, Senin 18 Maret 2019.

Arief mengaku belum mengetahui faktor penyebab surat suara tersebut bisa 'nyasar' ke Hong Kong. Tapi ia sudah meminta revisi untuk mengecek kejadian.

KPU Akan Batasi Maksimal 600 Pemilih Per TPS untuk Pilkada 2024

"Mereka sudah memberikan laporan termasuk tindakan yang akan diambil," ujar Arief.

Kemudian, ia menekankan KPU juga sudah memberikan standar operasional prosedur (SOP). Bila semua mengikuti SOP, maka tidak akan ada kesalahan pengiriman alamat.

Harapan Prabowo Jelang Penetapan Presiden-Wakil Presiden Terpilih 2024 di KPU

"Karena kita sudah minta sejak dia dilipat itu sudah diketahui. Dia di wilayah mana bahkan ketika dimasukkan dalam kardus, kardusnya juga kita minta diidentifikasi," tutur Arief.

Lalu, ia memastikan mulai dari awal sampai mau dikirimkan sebetulnya sudah diindentifikasi agar salah alamat tak kembali terulang. Dia menegaskan waktu tersisa ini harus dioptimalkan dengan baik.

"Saya minta waktu yang tersedia ini betul-betul dihitung untuk dilakukan penarikan dan dikirim. Masa tukang pos dipanggil, itu teman-teman di sekretariat lah yang nyelesaikan itu," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya