Ganjar Pranowo Optimistis 2021 Jateng Bebas Sanitasi Buruk

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meresmikan bantuan jambanisasi di Wonosobo.
Sumber :
  • Dwi Royanto

Darurat Sanitasi

img_title Dede Yusuf BIlang Perubahan Nama Jabar Jadi Tatar Sunda Belum Perlu: Nanti yang Lain Tiru, Jateng Jadi Provinsi Solo

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Wahana Bakti Sejahtera, Budi Laksono menerangkan, meskipun Indonesia sudah merdeka sejak lama, ia menganggap bahwa Indonesia masih darurat sanitasi. Ia mencatat sebanyak 22 juta lebih masyarakat Indonesia kini belum memiliki akses sanitasi sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Padahal sanitasi sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Selama ini, penyakit yang diakibatkan oleh perilaku buang air besar sembarangan menjadi pembunuh nomor satu di Indonesia," kata Budi.

img_title Gerindra Tak Masalah PSI Incar Jateng Jadi 'Kandang Gajah'

Ia membeberkan jika bahaya virus sanitasi tak sehat sangatlah mengkhawatirkan. Tercatat ada 150.000 jiwa melayang akibat penyakit-penyakit ini selama setahun di Indonesia. Satu orang buang air besar sembarangan saja, dampaknya akan ada 3 miliar bakteri dan virus yang tersebar. Virus-virus itulah yang menyebabkan berbagai penyakit di lingkungan tersebut.

Maka, Budi sangat mengapresiasi target Jateng 100 persen ODF pada 2021 mendatang. Ia meyakini. Dengan kemauan kuat didukung sumber pendanaan yang mumpuni, target Pemprov Jateng itu dapat tercapai.

img_title Heboh Teror 'Pocong Begal' di Jateng, Polisi Ungkap Faktanya

"Saya optimis pasti bisa. Saya sudah membuktikan sendiri, dalam seminggu satu desa bisa 100 persen ODF. Jangankan hanya Jawa Tengah seluruh indonesia juga akan bisa 100 persen ODF jika semua komitmen," jelasnya. (ren)

Juru bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah Usai Geledah Kantor BPK Jateng

KPK menyita uang tunai senilai ratusan juta dan sejumlah dokumen setelah menggeledah Kantor BPK Perwakilan Jawa Tengah serta dua rumah pihak terkait pada 22 Oktober

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut