Gubernur Ganjar Minta Kades Baru Transparan Kelola Dana Desa

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi pengarahan kepada para kepala desa dalam forum dialog bertajuk Ngopi Bareng Mas Ganjar di Purbalingga, Senin malam, 11 Maret 2019.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi pengarahan kepada para kepala desa dalam forum dialog bertajuk Ngopi Bareng Mas Ganjar di Purbalingga, Senin malam, 11 Maret 2019.
Sumber :
  • VIVA/Dwi Royanto

"Dengan partisipasi, representasi pembangunan akan sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat. Kalau semua itu dilakukan, maka dalam masa jabatan kades selama enam tahun itu, hasilnya akan bisa terukur," ujarnya.

Disinggung keluhan para kades mengenai administrasi pengelolaan dana desa yang sulit, menurutnya, jika pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi siap membantu. Jika ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, para kades diminta tidak segan mencari petunjuk.

"Apalagi sekarang ada program yang dilakukan oleh beberapa kabupaten dengan mendiklatkan para kades terpilih. Ini cara bagus agar para kades memiliki bekal ilmu untuk mengelola desa, termasuk di dalamnya dana desa. Kalau mereka didiklat, maka harapannya mereka akan lebih siap," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan sangat senang dengan kunjungan kerja Gubernur Ganjar ke Purbalingga. Apalagi dalam kesempatan itu, Ganjar berdialog dengan para kades yang banyak di antara mereka adalah kades baru.

"Di Purbalingga ini ada 224 kepala desa, di mana mayoritas di antaranya, yakni 185 kades, adalah kades baru yang akan dilantik pada 13 Maret nanti. Momentum ini sangat menarik dan bermanfaat untuk pembekalan para kades dalam nanti bekerja di desa masing-masing," ujarnya. (webtorial)