10 Hari Kampanye Pilkada, Bawaslu Sudah Temukan 237 Pelanggaran

Petugas tertibkan alat peraga kampanye (APK) Pilkada 2020
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

VIVA – Kampanye Pilkada 2020 sudah berjalan 10 hari. Data pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menunjukkan, kampanye tatap muka dengan pertemuan terbatas masih menjadi metode yang paling diminati kontestan pilkada.

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

“Bawaslu menemukan, dugaan pelanggaran paling banyak adalah pelanggaran protokol kesehatan,” kata Komisoner Bawaslu, Fritz Edward Siregar melalui keterangan tertulis, Rabu, 7 Oktober 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Bawaslu, dari 270 daerah yang melaksanakan Pilkada, diketahui kampanye tatap muka masih diselenggarakan di 256 kabupaten dan kota. Angka itu sama dengan 95 persen.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

Baca Juga: Pemilih Remaja dan Pemula di Pilkada 2020 Nyaris Setengah Juta Orang

Dari data itu, hanya 14 kabupaten, kota atau 5 persen daerah yang tak terdapat kampanye tatap muka pada 10 hari pertama kampanye.

img_title Hanura Prioritaskan Kader Berpotensi Maju Pileg-Pilkada

Di 256 kabupaten, kota tersebut, terdapat 9.189 kegiatan kampanye dengan metode tatap muka atau pertemuan terbatas. 

“Dalam pengawasan terhadap ribuan kampanye itu, Bawaslu menemukan 237 dugaan pelanggaran protokol kesehatan di 59 kabupaten, kota,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, atas pelanggaran itu, Bawaslu juga sudah melakukan pembubaran 48 kegiatan. "Selain itu, Bawaslu juga melayangkan sebanyak 70 surat peringatan tertulis,” tuturnya.

Selain itu, Bawaslu memetakan peningkatan pasien positif COVID-19 di daerah yang masih terdapat kampanye tatap muka. Meski ada penambahan jumlah pasien di daerah yang terdapat kampanye tatap muka, Bawaslu menemukan data terjadi pengurangan jumlah pasien di beberapa daerah lain. 

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono

Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Bawaslu Kota Surakarta, Jawa Tengah membuka suara tentang verifikasi faktual ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat maju dalam Pilkada Kota Surakarta 2020.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut