Khofifah Tegaskan Muslimat NU Tak Terlibat Politik Pilkada 2020

Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa usai pembukaan Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional Muslimat NU di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis, 29 Oktober 2020.
Sumber :
  • VIVA/Lucky Aditya

VIVA – Pemilihan kepala daerah serentak bakal digelar pada 9 Desember 2020. Muslimat sebagai badan otonom Nahdatul Ulama dianggap menjadi lumbung suara yang paling dinantikan bagi para calon kepala daerah. 

img_title KPU Surakarta Akui Verifikasi Ijazah Gibran saat Pilkada Tidak Sampai ke Singapura, Cuma Kemendikbud

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial-keagamaan, Muslimat NU memiliki jutaan kader yang tersebar hingga pelosok desa. Jemaah perempuan NU itu dikenal militan serta menjadi andalan calon kepala daerah dengan latar belakang nahdliyin, sebutan akrab warga NU. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berbicara usai pembukaan Rapat Kerja Nasional dan Musyawarah Kerja Nasional Muslimat NU di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis, 29 Oktober 2020, Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa organisasinya yang bukanlah partai politik sehingga tak terlibat dalam urusan politik praktis pilkada serentak tahun 2020.

img_title KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Pencalonan Gibran Jadi Wapres: Pakai Dokumen saat Pilkada Surakarta

Jika ada anggota atau kader Muslimat NU yang menjadi calon kepala daerah, katanya, itu berangkat dari keinginan pribadi. Sedangkan bagi kader Muslimat pendukung calon kepala daerah, Khofifah memastikan mereka mendukung atas nama perseorangan, bukan membawa nama lembaga.

"Jadi, perseorangan warga negara mereka akan menyalurkan aspirasi sesuai dengan hak pilih. Ya, ada figur-fugur yang di kabupaten atau kota atau provinsi yang ingin memberikan support, maka itu secara individual; secara organisasi tidak dibenarkan," ujar Khofifah.

img_title Hanura Prioritaskan Kader Berpotensi Maju Pileg-Pilkada

Baca: Ma'ruf Amin: Pilkada Tetap Lanjut untuk Penuhi Hak Konstitusi Rakyat

Ketua Bawaslu Kota Surakarta Budi Wahyono

Bawaslu Surakarta Buka Suara soal Pencalonan Gibran di Pilkada: Tidak Ada Laporan Dokumen Pendidikan

Bawaslu Kota Surakarta, Jawa Tengah membuka suara tentang verifikasi faktual ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat maju dalam Pilkada Kota Surakarta 2020.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut