Pantau Pilkada Maros, Kapolda Sulsel Ingatkan Protokol Kesehatan

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.
Sumber :
  • irfan/VIVA

VIVA – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam, melaksanakan kunjungan kerja perdana di Kabupaten Maros sekaligus untuk memantau pengamanan menjelang Pilkada Serentak di daerah tersebut.

img_title DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

Dalam kunjungan tersebut, jenderal bintang dua itu menyempatkan bertatap muka dengan seluruh pejabat utama, para Kapolsek dan personel Polres Maros.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Joe Biden Bersiap Ngantor di Gedung Putih

img_title Kesaksian Orang Tua Siswa soal Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel: Terjadi saat Libur Pilkada Jakarta Hujan Deras

Dalam arahannya, Merdisyam memberikan penekanan terkait kesiapan Polres Maros dalam menghadapi pilkada dan netralitas personel serta pentingnya penanganan COVID-19 di Kabupaten Maros.

"Dalam pilkada tahun ini berbeda, karena di tengah pandemi COVID-19. Semua tahapan pilkada harus sesuai dengan standar Prokes COVID-19 agar tidak memunculkan klaster pilkada," kata Merdisyam dikutip Sabtu 7 November 2020.

img_title Optimalkan Potensi Ekonomi Daerah Bagi Pengusaha Lokal, Asprindo Rombak Pengurus DPW Sulsel

Dia juga menyampaikan bahwa segala kesiapan harus disiapkan dan direncanakan dengan matang, termasuk personel harus memegang teguh prinsip netralitas dalam pilkada.

"Dalam konstestasi pilkada ini, seluru personel wajib netral, meskipun tidak menutup kemungkinan di antara personel ada yang memiliki hubungan kekerabatan dengan salah satu peserta pilkada," tegas Merdisyam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah dari Maros, selanjutnya rombongan Kapolda Sulsel bertolak ke Kabupaten Gowa dalam rangka kunjungan kerja serupa.

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19

Petugas Kemenhut mengamankan pelaku yang melakukan aktivitas perkebunan ilegal di kawasan hutan lindung

Hutan Lindung di Sulsel Jadi Lahan Dagangan, 3 Pelaku Dicokok Kemenhut Usai Tanam 1.500 Pohon Merica

Modus jual beli kawasan hutan lindung yang digarap secara ilegal di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil diungkap. Tiga orang pelaku pun ditangkap.

img_title
VIVA.co.id
11 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut