Selain Klaster Corona, DPR Minta Pilkada 2020 Tidak Pecah Belah Rakyat

Ilustrasi Pemilu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VIVA – pilkada-serentak-2020">Pilkada Serentak 2020 yang akan dihelat pada 9 Desember mendatang menuai banyak kritikan. Salah satu kekhawatiran adalah munculnya klaster COVID-19, mengingat potensi itu dianggap cukup besar jika pilkada digelar.

img_title Sahroni Minta Polri Tindak Tegas Penimbun BBM di Bali: Hukum Berat karena Sangat Menyusahkan Rakyat!

Namun ada lagi kekhawatiran lainnya, yakni pelaksanaannya jangan sampai mengakibatkan perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Apalagi di masa sulit saat pandemi sekarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, meminta masyarakat untuk terus bersatu dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara utuh. Hal itu perlu dilakukan demi menjaga dan mempertahankan toleransi antar-sesama.

img_title Usai Raih Perunggu Asian Games 2026, Novela Rezha Gabung ASC Padel Team

Baca juga: Ekonom Senior: Paslon Pilkada Harus Punya Kebijakan Stimulus Ekonomi

"Seperti kita tahu, kegiatan pilkada selalu memunculkan perbedaan di masyarakat. Si A dukung calon A, si B dukung calon B, ini tentunya merupakan kegiatan demokrasi yang patut kita rayakan bersama, meski tak bisa dipungkiri, risiko perpecahan juga ada," kata Sahroni, Rabu 25 November 2020.

img_title Sahroni Desak Polisi Pidanakan Bos Korporasi Penyebab Karhutla: Tak Boleh Ada Toleransi!

Politikus Partai NasDem tersebut mengatakan, Pilkada Serentak 2020 dapat dikatakan cukup spesial. Karenanya, semua pihak harus tetap bisa menahan diri dan patuh terhadap aturan yang ada.

"Pilkada saat ini spesial karena dilakukan di masa pandemi, di mana kita harus prihatin, saling membantu, saling menjaga hubungan baik sekaligus juga jaga jarak. Jadi di saat seperti ini, jangan sampai persatuan dan kesatuan kita rusak karena pilkada," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sahroni yang juga anggota MPR, terus berupaya menjaga persatuan di Indonesia. Salah satunya dengan sosialisasi empat pilar. Meskipun di DKI tak ada pilkada, Sahroni meminta masyarakat tetap kompak dan tidak terpecah.

"Jadi saya titip hadirin sekalian walaupun kita enggak ada pilkada, kita tetap harus kompak. Jangan karena adanya pilkada pedoman empat pilar kemudian kita lupakan," katanya. (ase)

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni

Sahroni Dukung Polisi Bebaskan Aktivis Greenpeace: Sesuai Arahan Presiden!

Enam aktivis Greenpeace Indonesia yang sempat ditahan polisi usai membentangkan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat dipulangkan

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut