KIPP Sebut Dugaan Politik Uang Pilkada Terjadi di Berbagai Daerah

Ilustrasi logistik pilkada (antara)
Sumber :

VIVA – Komite Independen Pemantauan Pemilihan atau KIPP, telah melakukan pemantauan Pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan Suara di sejumlah TPS Pilkada Serentak 2020. Dalam pemantauan tersebut pun KIPP menyoroti masih maraknya dugaan politik uang atau money politic dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

img_title Prabowo: Saya Ikuti Garis Politik Jokowi, Sejak Sebelum Dilantik Sebagai Presiden

"Dugaan praktik politik uang masih marak terjadi di berbagai daerah, misalnya yang terjadi pada tiga titik kejadian di Kabupaten Karawang pada masa tenang. Yang penanganannya diharapkan akan dapat menghukum mereka yang terlibat dan dapat menimbulkan efek jera pada para pelaku dan pihak lain," kata Sekjen KIPP, Kaka Suminta, Rabu 9 Desember 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Hendi Sujud Syukur Menang Lawan Kotak Kosong di Pilkada Semarang

img_title PDIP Buntuti Gerindra di Puncak, PSI Ungguli Demokrat! Ini Hasil Survei Elektabilitas Parpol Jelang 2029

Selain itu, KIPP melihat masih adanya calon kepala daerah petahana yang memanfaatkan jabatannya untuk meraih elektabilitas. Salah satunya dengan masih adanya foto calon kepala daerah petahana di sejumlah titik pada masa tenang dan hari pemungutan suara.

"Petahana masih terpampang pada iklan layanan masyarakat bahkan di jalan protokol yang seharusnya sudah tidak ada lagi saat masa tenang dan hari pemungutan suara," kata Kaka.

img_title Temui Muhammadiyah, Gema Bangsa Bahas Dinamika Politik hingga Kemandirian Negara

KIPP juga menyoroti rendahnya partisipasi para pemilih di beberapa daerah, seperti salah satunya di wilayah Depok dan Karawang, Jawa Barat. Selain masih dalam pandemi COVID-19, juga karena cuaca yang beberapa kali turun hujan di wilayah tersebut saat pemungutan suara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jumlah pemilih yang datang ke TPS dan memberikan suaranya di beberapa TPS di Kota Depok dan Karawang saat menjelang dan saat penutupan pemungutan suara, jumlahnya sebagian hanya di bawah 50 persen dari jumlah hak pilih terdaftar," tuturnya.

Menurut Kaka, KIPP akan terus memantau jalannya proses Pilkada Serentak 2020. KIPP juga akan terus memperbarui sejumlah temuan terkait jalannya proses yang telah berlangsung hari ini.

Wamendagri Bima Arya dalam peluncuran buku “Menjaga Roda Pemerintahan di Masa Transisi”.

Menjaga Pemerintahan di Masa Transisi Politik, Kemendagri Rekam Pembelajaran dari 12 Penjabat Kepala Daerah

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menilai pengalaman para penjabat kepala daerah penting dipelajari dari perspektif kepemimpinan di masa transisi politik.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut