Bahas Isu Upah Layak, Idris Bidik Suara Buruh Depok
- Zahrul Darmawan/VIVA.
VIVA – Sejumlah buruh menyatakan sikapnya bakal mendukung Mohammad Idris untuk kembali maju pilkada sebagai calon Wali Kota Depok bersama Imam Budi Hartono. Mereka menilai, selama ini Idris telah banyak memberikan perhatian bagi kaum pekerja di kota tersebut
Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok, Wido Pratikno yang hadir dalam acara kampanye terbatas bersama Idris pun berharap, para buruh melihat kepemimpinan Idris yang selama ini sudah baik dan sudah sepatutnya untuk dilanjutkan kembali.
“Misalnya tentang upah, UMK (upah minimum kota), selama ini beliau setuju saja. Maka dari itu kenapa kami mendukung beliau melanjutkan karena selama ini kita sudah diberikan kelancaran, yang penting sama-sama kondusif,” katanya saat ditemui awak media di kawasan Pancoran Mas, Depok, Minggu 27 September 2020.
Baca juga: Kasus Mayat dalam Sumur Terungkap, Pelaku Pembunuhan Ditangkap
Terkait hal itu, Wido mengaku pihaknya pun telah menyampaikan beberapa aspirasi terhadap pasangan yang mendapat nomor urut 2 tersebut.
“Yang jelas, tentang kantor tripatrit, itu kan pemerintah sama serikat pekerja dan itu amanah undang-undang. Kami harap segera direalisasikan. Kedua tentang bagaimana serikat pekerja ini diberikan anggaran untuk pengembangan,” tambahnya.
Kemudian, Wido juga menyinggung tentang koordinasi ketenagakerjaan pada dinas terkait termasuk dengan serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).
“Intinya soal kesejahteraan buruh,” ujarnya.
Selama ini, Wido menganggap Idris telah memberi perhatian terhadap nasib para buruh di Kota Depok.
“Contoh, beliau selalu memberikan upah di atas upah PP-78. Jadi selalu di atas pemerintah pusat. Beliau pro buruh, karena beliau selalu setuju tentang apa yang kita minta,”ungkapnya.
Sementara itu, Idris mengaku, masih ada evaluasi terkait kepentingan para buruh, khususnya di Kota Depok.
“Iya evalauasi yang selama ini kita lakukan adalah kerja sama, bagaimana mengkomunikasikan antara kepentingan perusahaan yang dikoordinasi Apindo dengan teman-teman buruh. Ini yang kita komunikasikan,” jelasnya.
Menurut dia, perlu ada pertemuan rutin antara para buruh, pemerintah dan Apindo untuk mencari solusi terkait berbagai persoalan atau kendala yang dihadapi. Dia pun berjanji akan mewujudkan hal itu.