Pilkada Keerom Papua, Ustaz Nur Salim Ingatkan Keamanan

Ustaz Nur Salim Ar Rozy , Ketua FKUB Kabupaten Keerom
Sumber :

VIVA – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Keerom Ustadz Nur Salim Ar Rozy mengimbau seluruh warga menjaga kedamaian dan situasi yang kondusif agar terwujud pilkada yang aman dan lancar di Kabupaten Keerom, Papua.

Selain itu, kata Ustadz Nur Salim yang juga sebagai tokoh lintas agama itu, mengimbau seluruh lapisan masyarakat di kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga Papua Nugini itu, agar menghindari potensi-potensi konflik di antara warga.

"Beda pilihan dalam pemilu merupakan hal yang biasa sehingga diharapkan tidak merusak nilai kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik selama ini. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk terus merajut persatuan dan kesatuan," katanya ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Selasa (29/9).

img_title Dedi Mulyadi Bawa Rp4 M untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan hingga Rp20 Juta

BACA JUGA: Pilkada 11 Kabupaten di Papua, 31 Paslon Resmi Ditetapkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IIa juga mengingatkan masyarakat di Keerom memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).

"Dan yang lebih penting di era pandemi ini, kita semua dapat bersama-sama menjaga dan menjalankan protokol kesehatan sebagaimana anjuran dari pemerintah, agar virus yang masih membahayakan ini tidak kemudian menyebar dan membahayakan kita semua," katanya.

Kabupaten Keerom salah satu di antara 11 kabupaten di Papua yang menggelar Pilkada 2020 secara serentak.

Tercatat tiga calon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftar di KPU Kabupaten Keerom, yakni pasangan Yusuf Wally-Hadi Sosilo, Pieter Gusbager-Wagfir Kosasih, dan M. Markum-Malensius Musui. (ant)

img_title Diduga Dikeroyok Sejumlah Pelajar, Siswa SMA di Aceh Masih Terbaring di Rumah Sakit
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto (kanan)

9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

TNI masih melakukan pencarian terhadap sembilan perempuan dari Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang dibawa oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut