Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Medan, Bobby Anggarkan Rp1 Triliun

Bobby Nasution dan Aulia Rahman.
Sumber :
  • Putra Nasution/VIVA.

VIVA – Calon Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution bila terpilih di Pilkada Medan. Ia berjanji akan meningkatkan kualitas pendidikan di kota terbesar nomor tiga di Indonesia dengan menganggarkan biaya pendidikan mencapai Rp1 triliun.

img_title Toba Caldera Culture Festival 2026, Bobby Nasution Dorong Budaya Batak Tembus Mancanegara

Baca Juga: Turunkan Impor, Luhut Minta BPPT-Bio Farma Produksi Alat PCR-Rapid

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dana ini, kata Bobby Nasution ?harusnya dialokasikan cukup untuk membangun fisik dan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Karena, masyarakat harus dibangun karakternya kependidikan agar bisa hidup sejahtera.

img_title Gubernur Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

"Kalau suatu daerah belum ada sekolah, harusnya anggaran Pemko Medan, cukup untuk membangun. Termasuk meningkatkan kesejahteraan guru. Misalnya tahun pertama, anggaran digunakan untuk membangun sekolah, tahun kedua untuk kesejahteraan guru. Insentif juga harus diberikan untuk peningkatan kesejahteraan harus melalui skillnya," kata Bobby Nasution saat menggelar kampanye di Medan, Jumat 2 Oktober 2020.

Dalam diskusi dengan para guru di Kota Medan, Bobby mendapatkan banyak masukan terkait masalah pendidikan Kota Medan, terutama kesejahteraan guru. 

img_title Bobby Nasution Mulai Aspal Jalan Strategis Nias Utara, Warga: Puluhan Tahun Baru Kali Ini Dibangun

"Sebagai calon, saya harus membawa visi misi yang akan dilakukan di Kota Medan, terutama di bidang pendidikan. Kita selalu minta masukan kepada praktisi dan akademisi, dan masukan dari guru ini akan menjadi sarana untuk membentuk visi-misi lebih kongkrit saat saya dan bang Aulia Rachman duduk jadi wali kota dan wakil wali kota," tuturnya.

Di kegiatan yang dihadiri Kepala Sekolah Yayasan Pendidikan Suci Murni, Yayasan Pendidikan Amal Bakti, Yayasan Pendidikan Assuha, Yayasan Pendidikan Bahagia, Yayasan Pendidikan Budi Mulia, Yayasan Pendidikan Bakti II, Yayasan Pendidikan Pelita, Yayasan Pendidikan PAB 18,  danYayasan Pendidikan Al-fatah serta dewan guru ini, Bobby menjelaskan dua program yang utamakannya untuk membangun Kota Medan, yaitu pembangunan manusia dan pembangunan fisik. 

Menurut dia, pembangunan yang berjalan selama ini harus dikoreksi, ada program yang buruk yang harus dibuang dan program baik yang harus tetap dijalankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Program inilah yang sedang dipilah, mana yang baik, mana yang buruk. Berjalan atau tidak dengan anggaran yang dialokasikan Pemko Medan," terang menantu Presiden Jokowi ini.

Bobby pun kembali menanyakan pengetahuan guru terkait anggaran Kota Medan. Dan rata-rata mengaku tidak mengetahui berapa anggaran yang dialokasikan Pemko. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut