KPU Nunukan Sediakan Masker 10 Persen dari Jumlah Pemilih di TPS

Ilustrasi di TPS
Sumber :
  • VIVA/sadam Maulana

VIVA – Ketua KPU Nunukan Rahman menyiapkan sejumlah masker guna mengantisipasi pemilih yang tidak atau lupa memakai masker pada saat ke TPS pada hari pemungutan suara pilkada serentak 2020.

Menurut dia di Nunukan, Rabu (14/10), jumlah masker yang disediakan kemungkinan sekitar 10 persen dari total pemilih pada setiap TPS. 

"Iya kami memang akan menyediakan masker setiap TPS. Khusus bagi pemilih yang datang ingin menggunakan hak pilihnya tapi tidak memakai masker," ujar dia. 

Ia mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menjadikan perhelatan pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, baik pemilihan bupati-wakil bupati maupun gubernur-wakil gubernur menjadi pilkada yang sehat.

"Jadi semua perlengkapan pendukung di TPS yang berhubungan dengan pencegahan COVID-19 akan kami siapkan seperti wadah air bersih lengkap dengan sabun, pengukur suhu badan, harus menjaga jarak antar pemilih di area TPS dan menyediakan masker," beber Rahman.

img_title 9 Perempuan Dibawa KKB di Mimika, TNI Bergerak Cari hingga ke Pelosok Papua

BACA JUGA: KPU Nunukan Mulai Lelang Logistik Pilkada kecuali Surat Suara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pilkada Kabupaten Nunukan akan diikuti oleh dua pasang calon yakni Asmin Laura-H Hanafiah dan Danni Iskandar-H Muhammad Nasir. Sedangkan Pilkada Provinsi Kalimantan Utara diikuti oleh tiga pasangan yakni Zaini Arifin Paliwang-Yansen, Udin Hianggio-Undunsyah dan Irianto Lambrie-Irwan Sabrie.

Sementara itu, KPU RI telah menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) No 13/2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Nonalam COVID-19.

PKPU tersebut merupakan penyempurnaan dari PKPU No.6/2020 yang mengatur lebih rinci untuk pencegahan COVID-19, seperti larangan kampanye akbar yang melibatkan banyak orang, dan kampanye tatap muka dibatasi hanya boleh diikuti 50 orang. Kampanye yang mengundang banyak massa seperti konser musik juga tidak diperbolehkan.  (ant)

img_title Dedi Mulyadi Bawa Rp4 M untuk Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Bantuan hingga Rp20 Juta
Polusi Udara Jakarta Peringkat Kedua Dunia dengan Kualitas Udara Terburuk

Hati-hati! Kualitas Udara di Jakarta Tak Sehat Pagi Ini, Masyarakat Diimbau Pakai Masker

Kualitas udara Kota Jakarta tercatat tidak sehat pada Senin, 24 Agustus 2026 pagi, sehingga masyarakat disarankan mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut