Jagoan PKS di Pilkada Depok Positif COVID-19, Agenda Debat Jalan Terus

Calon petahana wali kota Depok, Mohammad Idris, bersama kandidat wakilnya, Imam Budi Hartono, usai pengundian nomor dan penetapan pasangan kandidat pilkada pada Kamis, 24 September 2020.
Calon petahana wali kota Depok, Mohammad Idris, bersama kandidat wakilnya, Imam Budi Hartono, usai pengundian nomor dan penetapan pasangan kandidat pilkada pada Kamis, 24 September 2020.
Sumber :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

VIVA – Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok Nana Shobarna memastikan agenda debat kandidat pilkada setempat pada 30 November 2020 tetap berlangsung meski calon petahana yang diusung Partai Keadilan Sejahtera, Mohammad Idris, positif terjangkit COVID-19.

“Debat tetap berlangsung, dihadiri oleh mereka yang tidak terkonfirmasi positif, jadi hanya Pak Idris yang mungkin tidak menghadiri. Ya, minus Pak Idis, tapi debat tetap berjalan,” katanya saat dikonfimasi pada Kamis, 26 November.

KPU belum mendapatkan laporan siapa saja yang telah diperiksa menyusul kabar Idris positif COVID-19. Namun KPU telah menetapkan aturan dan prosedur bahwa siapa pun yang diundang atau masuk ruang debat kandidat harus telah di-rapid test dengan hasil nonreaktif.

Jadi, kata Nana, mereka yang hadir di sana saat itu dipastikan sehat karena menunjukkan hasil rapid test. “Nah kalau beliau [Idris] kena, di mana kita kan enggak tahu. Jadi, tidak ada kaitan acara debat di i-News dengan positifnya Pak Idris, ya, tidak ada kaitan.”

KPU sedang mengevaluasi bersama masing-masing perwakilan tim pasangan calon yang berkompetisi di Pilkada Depok. Rapat ini membahas tentang agenda debat putaran kedua.

Nana menjelaskan, debat terbuka yang menampilkan kandidat tidak lengkap pernah juga dilakukan di daerah lain, misalnya di Indramayu, karena salah satu calon bupatinya positif COVID-19 sehingga berhalangan hadir.

Debat putaran kedua, katanya, tidak bisa ditunda meski salah satu dari kandidat atapun tim melayangkan keberatan. Sebab, segala hal dan tahapan sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.