Dirawat karena COVID-19, Tensi Petahana Depok M Idris Sempat Tinggi

 Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Maryori
Sumber :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

Idris dirawat di lantai tujuh ruang area khusus pasien COVID-19 di RSUD Depok. Devi memastikan tidak ada perlakuan berbeda terkait kondisi kamar untuk para pasien.

“Kalau covid kan non kelas, jadi enggak pakai kelas 1, 2, 3 dari Kemenkesnya seperti itu jadi Pak Idris kebetulan ada ruang yang kosong satu orang ya. Ada juga pasien lain yang satu orang juga.”

Devi menegaskan, khusus pasien COVID-19 tidak bisa dilakukan kunjungan keluarga atau kerabat.

“Semua pasien COVID tidak boleh dibesuk dan kami tidak mengizinkan juga dibesuk. Pasien-pasien non COVID juga tidak boleh besuk masa pandemi sudah SOP kita di sini, antisipasi penularan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, calon wali kota Depok nomor urut dua, Mohammad Idris, dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19. Hal ini diketahui setelah Idris menjalani swab PCR test pada Rabu, 25 November 2020.

Dalam keterangan tertulisnya, ketua tim sukses pasangan calon Idris-Imam Budi Hartono, Hafid Nasir, menjelaskan, Idris dinyatakan positif tak lama selepas menjalani gelaran debat perdana  pada Minggu, 22 November 2020.
 
“Pada saat debat, kondisi beliau masih sehat, bahkan sebelum debat berlangsung, kami baik paslon maupun rombongan terbatas yang menghadiri debat, seluruhnya diwajibkan rapid test dan hasilnya nonreaktif,” kata Hafid pada Kamis, 26 November 2020.

Menurut Hafid, Idris termasuk tertib menjaga protokol kesehatan sebelum akhirnya dinyatakan positif oleh Labkesda Kota Depok pada Rabu, 25 November 2020.