Bobby Disebut Berhasil Lewati 3 Tantangan di Pilkada Medan

Bobby Nasution menyalurkan hak suara ditemani istrinya, Kahiyang Ayu.
Bobby Nasution menyalurkan hak suara ditemani istrinya, Kahiyang Ayu.
Sumber :
  • VIVA/ Putra Nasution.

VIVA – Sejumlah lembaga survei sudah mengeluarkan hitung cepat atau quick count pilkada Medan, dengan memenangkan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman. Menantu Presiden Joko Widodo itu dianggap sukses menghadapi berbagai tantangan, mengingat rivalnya adalah petahana yang cukup senior, Akhyar Nasution-H. Salman Alfarisi.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M.Qodari mengatakan, sejak awal pihaknya mengatakan pasangan Bobby-Aulia memang harus melalui jalan terjal layaknya offroad, jika ingin menang. Mengingat lawan yang dihadapinya tidak mudah. Berbeda dengan Gibran Rakabuming di Solo yang sejak awal diprediksi menang mudah.
 
Dengan hasil yang sudah diakui juga oleh kubu Akhyar-Salman, ia menyebut tantangan pertama Bobby adalah meningkatkan partisipasi masyarakat untuk datang ke TPS pada 9 Desember 2020. Kedua, berhadapan dengan calon petahana yang lebih berpengalaman dalam politik.

“Bobby boleh dibilang sangat berhasil karena mengatasi dua tantangan besar. Pertama, soal apatisme pemilih yang mana pada pilkada kali ini tingkat partisipasinya meningkat dua kali lipat. Kedua, berhasil mengalahkan politisi senior,” kata Qodari, dalam keterangannya, Kamis 10 Desember 2020.

Baca juga: Usai Pilkada, Mendagri Minta Kepala Daerah Siapkan Pilkades Serentak

Untuk Pilkada Medan pada 2015, adalah partisipasi terendah masyarakat yakni dengan hanya 25,38 persen. Namun di Pilkada 2020 ini partisipasi masyarakat melonjak cukup tinggi. Menurut Qodari, Bobby juga berhasil menang di daerah yang Jokowi kalah pada Pilpres 2014 dan 2019. 

“Ternyata, Bobby berhasil mengatasi bukan hanya 2 ya, tapi 3 tantangan besar karena berhasil menang di daerah yang Jokowi kalah,” lanjut Qodari.  

Pada Pilpres 2014 di Kota Medan, Jokowi mendapat 47,84 persen dari Prabowo Subianto yang menang di angka 52,16 persen. Sementara itu, pada Pilpres 2019, Jokowi juga mengalami kekalahan dengan 45,63 persen dan Prabowo meraih suara 54,37 persen.