Satgas: Kerumunan Massa Dilarang Sampai Pelantikan Kepala Daerah

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Bakti Bawono Adisasmito.
Sumber :
  • Dokumentasi Satgas COVID-19.

VIVA – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 telah mewanti-wanti agar kerumunan massa tidak terjadi hingga hari pelantikan calon kepala daerah. Usai hari pencoblosan, kata Juru Bicara Satgas Wiku Adisasmito, hal-hal yang perlu diantisipasi adalah rekapitulasi penghitungan suara di KPU hingga hari pelantikan.

img_title Kesaksian Orang Tua Siswa soal Robohnya SDN Kebayoran Lama 09 Jaksel: Terjadi saat Libur Pilkada Jakarta Hujan Deras

"Saya ingatkan masyarakat dan pasangan calon, dilarang melakukan kegiatan pengerahan massa dalam pilkada untuk merayakan kemenangan, setelah hasil hitung cepat keluar. Karena pilkada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, sehingga saya meminta kedewasaan dan kebijaksanaannya untuk tidak menyelenggarakan acara, yang berpotensi memicu kerumunan, apapun alasannya," kata Wiku, Jumat, 11 Desember 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wiku minta, penyelenggara termasuk pemerintah daerah mengantisipasi. Kondusifitas daerah perlu dijaga sehingga tidak ada klaster peningkatan kasus positif.

img_title Legislator PDIP: Politik Uang Bisa Selesai dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tidak Langsung

"Saya meminta kepada masyarakat, penyelenggara pilkada serentak dan juga pimpinan daerah untuk terus menjaga kondusifitas, yang sudah berjalan dengan baik sampai seluruh rangkai pilkada tuntas," ujarnya.

Sebelumnya Wiku juga mengapresiasi, gelaran Pilkada serentak yang baru berakhir, baru-baru ini. Menurut Wiku, perhelatan pesta demokrasi itu telah berjalan aman dan lancar sejalan dengan imbauan protokol kesehatan.

img_title Puan Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung, DPR Segera Tindak Lanjuti

Partisipasi masyarakat di hari pencoblosan ternyata mematuhi disiplin protokol kesehatan. Ini terbukti, rata- rata kepatuhan individu dalam menggunakan masker sebesar 95,96 persen. Sedangkan rata-rata kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan sebesar 90,71 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ternyata masyarakat yang berpartisipasi dalam pilkada berhasil menerapkan 3M yang merupakan modal utama kita semua dalam beraktivitas dan menekan penularan. Ini perlu diapresiasi," kata Wiku.

Baca juga: Sri Mulyani Tegaskan Vaksin Belum Langsung Kendalikan COVID-19

Ilustrasi Pilkada

DPR Usul Pilkada Hanya Pilih Kepala Daerah Tanpa Wakil

Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengusulkan pilkada dilakukan hanya untuk memilih kepala daerah, sementara wakilnya ditetapkan berdasarkan pilihan kepala daerah.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut