Korupsi Depkumham

Hamid: Tidak Ada Dana yang Mengalir ke Saya

VIVAnews - Mantan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin membantah keterlibatannya dalam kasus aliran dana dugaan korupsi di sistem administrasi badan hukum. Hamid tidak mengetahui aliran dana yang ternyata tidak masuk ke kas negara.

"Saya sama sekali tidak mengetahui ada aliran dana yang beredar, apalagi yang ke saya," ujar Hamid Awaluddin usai diperiksa di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.45 WIB.

Hamid, yang kini menjadi Duta Besar RI untuk Rusia itu menegaskan, bahwa dia bukan hanya tidak mengetahui adanya aliran dana panas tersebut. Tetapi, Hamid justru tidak tahu sama sekali adanya prosentase pembagian dana itu ke beberapa kantong. "Saya tidak tahu, kalau pembagian presentase itu karena angka itu sudah ada sebelum saya. Jadi bukan pada periode saya," bantah Hamid.

Dalam kasus dugaan korupsi ini yang merugikan negara hingga Rp 400 miliar ini, lembaga pimpinan Hendarman Supandji sudah menetapkan empat tersangka. Tiga tersangka merupakan mantan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum yakni, Romli Atmasasmita, Zulkarnain Yunus, dan Syamsuddin Manan Sinaga. Satu tersangka lain berasal dari perusahaan rekanan departemen.

img_title Honda Prelude Bukan Mobil Murah, tapi Sudah Dipesan Ratusan Orang
Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrence Wong di Istana Merdeka

RI Pangkas Pasokan Gas ke Singapura, PM Lawrence Wong Buka Suara

Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD untuk memprioritaskan kebutuhan domestik. PM Lawrence Wong meminta komitmen kontrak dipatuhi.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut