Agung Seret Kakak dalam Utang
VIVAnews - Agung Setiawan punya masalah dengan uang. Ia sempat terlilit utang pada 2002 silam. Bukan hanya satu atau dua orang. Lebih dari 10 orang mengaku pernah dipinjam uangnya oleh Agung. Pengembaliannya pun tak tentu rimba.
Hal itu diakui oleh kakak kandungnya, Heru. Beruntung, anak ke-5 dari 6 bersaudara itu puya kakak-kakak yang hidupnya berkecukupan.
"Saya setiap bulan keliling ke beberapa orang untuk bayar utangnya Agung. Dalam beberapa tahun terakhir," ujar Andi, pegawai Heru yang ditemui di kediamannya, Yogyakarta, Jawa tengah, Kamis 11 Desember 2008.
Kebiasaan Agung meminjam uang sampai pernah menyusahkan Heru. Ceritanya, Agung berutang pada Ridwan. Saat adiknya itu ada di Jakarta, Ridwan mendatangi rumah orangtua mereka dan bikin onar. "Dia saya pukul karena kurang ajar. Bikin takut orang tua," Heru mengaku.
Kasus pemukulan itu menyeret Heru ke meja hijau. Beruntung Ia hanya kena wajib lapor, tak masuk penjara.
Kendati mengakui sang adik punya masalah, Heru heran. Saat kasus Agung-Marcella mencuat, orang-orang lama yang sudah dilunasi utangnya kembali menagih. "Ada beberapa korban yang sebenarnya utangnya sudah lunas. Tapi kok ngakunya masih belum lunas," kata pengusaha jati itu.
Hingga saat ini, hidup Agung masih ditopang kakak-kakaknya. "Saya baru aja transfer Rp 1 juta," ujar Heru. Bukan hanya dia, kakak-kakaknya yang lain juga melakukan hal sama. Meski jumlahnya bervariasi.
(Laporan: Michael Aryawan/ANTV/Yogyakarta)