Mayat di Universitas Indonesia

Polsek Beji Bentuk Tim Khusus

VIVAnews - Kepolisian Sektor (Polsek) Beji, Depok, membentuk tim khusus menyelidiki kasus mayat perempuan yang ditemukan di dekat gerbang Universitas Indonesia (UI).

Tim beranggotakan tujuh orang telah disebar untuk mencari informasi seputar identitas korban. "Saat ini telah empat saksi kami periksa, waria yang pertama kali menemukan mayat korban, dan tiga satpam UI," kata Kepala Kepolisian Sektor Beji Ajun Komisaris Ardin Hutagaol.

Sejak mayat perempuan tanpa identatis itu ditemukan banyak masyarakat yang menghubungi kantor Kepolisian Sektor Beji, Depok untuk memastikan korban bukan keluarganya yang hilang.

Hingga kini, Selasa 14 Oktober 2004, korban masih berada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Polisi masih  berupaya memburu pelaku yang diduga juga memperkosa korban. Korban ditemukan dalam kondisi lebam di sekujur tubuh dan luka cekik.

img_title Sedang Berlangsung, Ini Link Live Streaming El Clasico Barcelona Vs Real Madrid

(Laporan Ratu Munawaroh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tasya Farasya.

Disebut Aneh dan Caper Setelah Cerai, Tasya Farasya: Gue Gak Gila Aja Bagus

Tasya Farasya merespons komentar warganet yang menyebut dirinya aneh dan caper setelah cerai. Ia juga mengungkap alasan memikirkan anak-anaknya. Simak selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut