Daftar Cedera Barca Bertambah Panjang

VIVAnews - Problema cedera pemain makin menggunung di Barcelona. Kali ini giliran Seydou Keita yang harus absen  akibat cedera betis kaki kanan. Hampir dipastikan pria Mali itu tak diajak pelatih Pep Guardiola ke Swiss untuk melawan tuan rumah FC Basel,di Matchday 3 Liga Champions, Rabu, 22 Oktober 2008 (Kamis dinihari WIB).

Cedera didapat Keita ketika Barca bertandang ke San Mames meladeni Atletico Bilbao, akhir minggu lalu. Pertandingan yang berkesudahan 1-0 untuk El Azulgrana itu mengharuskan Keita keluar sebelum pertandingan berakhir untuk diganti Susaeta di menit 63.

Bukan hanya Keita, Rafael Márquez dan Yaya Touré juga harus absen pasca pertandingan itu. Marquez bermasalah dengan engkel kanan, sedangkan Toure cedera di bagian bahu. Mereka  masih menjalani pemeriksaan, tapi kehadiran tiga pilar di atas Rabu pekan ini sangat meragukan.

Sebelumnya, Eidur Gudjohnsen sudah lebih dulu masuk kotak karena cedera selepas membela Islandia di Kualifikasi Piala Dunia 2010, 15 Oktober 2008. Mengularnya daftar pemain cedera El Barca memusingkan Guardiola sebagai pelatih.

Pasalnya duel melawan Basel jadi partai pengukuh Barcelona di klasemen grup C. Walau demikian Barca sebenarnya tak perlu terlalu khawatir. Dalam dua matchday sebelumnya, Basel tak pernah menang  dan gagal menuai satu poin pun. Dukungan fans di Saint Jakob-Park stadium juga tak banyak berpengaruh buat mereka.

Shakhtar Donetsk membuktikan teori ini dengan unggul 2-1 atas tuan rumah Basel, 16 September 2008 lalu. Sebaliknya, Barca perkasa membungkam Sporting Lisbon 3-1 dan Shakhtar 2-1 di matchday sebelumnya. Kini El Barca duduk sebagai pemuncak grup C dengan poin enam, diikuti berturut-turut oleh Sporting (3), Shakhtar (3), dan Basel (0).

img_title Motif Sadis Dwi Bagus Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Terungkap: Cemburu Buta, Istri Sah Chat Korban Jadi Pemicu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) dalam konferensi pers terkait ketahanan energi nasional.

Sentilan Menohok Bahlil ke Singapura: Jangan Minta Dihargai Tapi Susah Menghargai, Senang Mengolok-olok!

Bahlil Lahadalia meminta Singapura menghormati sikap Indonesia terkait pemangkasan ekspor gas. Ia menegaskan pentingnya kesetaraan dan kepatuhan kontrak kerja sama.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut