Thya Ariestya

Belajar dari Sepakbola Nasional

VIVAnews - Wajah Thya Ariestya saat ini tak kalah ngetop dengan bintang sepakbola nasional yang berlaga di pentas Liga Super Indonesia (LSI) 2008. Parasnya yang cantik ikut menghiasi wajah kompetisi sepakbola nasional itu.  

Dengan gayanya yang centil, Thya memandu pecinta bola tanah air untuk mendapatkan info-info paling gres seputar LSI dan tim nasional lewat program Kampiun. Program berdurasi 30 menit itu ditayangkan oleh stasiun televisi swasta antv setiap Sabtu.

Menjadi presenter acara sepakbola nasional awalnya bukan  pilihan utama Thya. Bahkan, wanita berparas cantik ini sempat menolak ketika pertama kali ditawari untuk membawakan Kampiun. Lho kok?

Bagi Thya, sepakbola memang merupakan hal baru. Bahkan, meski sudah arkab dengan olahraga sejak kecil, pengetahuannya boleh dikatakan nol tentang si kulit bundar. Karena itu, wajar bila Thya sempat ragu saat antv menawarinya untuk menjadi presenter Kampiun.

”Awalnya sih saya sempat menolak. Namun, karena produser bersedia memberikan pembekalan sebelum take (pengambilan gambar), saya akhirnya mau,” kata dara berusia 22 tahun itu  saat ditemui VIVAnews di Senayan baru-baru ini.

Bagi mahasiswi semester akhir Universitas Moestopo ini, Kampiun memang bukanlah acara sepakbola pertama baginya. Sebelumnya, dia pernah menjadi presenter untuk acara live Liga Spanyol di salah satu stasiun televisi swasta.

Thya mengaku saat itu benar-benar tidak paham dengan liga yang sedang dibawakannya Nah, tak ingin dicap sebagai presenter hanya modal tampang, pemeran sinetron ini pun tak mau tanggung saat jadi presenter  Kampiun.

Selain rajin bertanya kepada sang produser, Thya juga aktif mengikuti perkembangan sepakbola nasional. ”Paling tidak saat ini saya sudah mengerti sepakbola nasional sekitar 40 persen. Nama-nama pemain sepakbola itu lebih mudah menghafalnya,” ujar Thya.
 
Semakin banyak tahu, Thya ternyata semakin menggandrungi sepakbola nasional. Bahkan, dia mengaku ingin jadi ikon Kampiun.

”Dibanding job saya yang lain, Kampiun boleh dikatakan honornya paling kecil. Tapi, ini bukan masalah honor. Saya ingin ketika orang dengar Kampiun langsung ingat saya,” kata wanita yang berperan sebagai sopir taksi pada film Cintaku Ketinggalan di Bagasi Taksi itu.

Menurut Thya, Persija Jakarta adalah tim yang paling dipahaminya saat ini. Maklum, beberapa kali dia harus melakukan pengambilan gambar di markas Persija, Ragunan, Jakarta Selatan.

Selain hafal dengan pemain-pemainnya, Thya juga tak bisa lupa dengan pengalaman uniknya ketika digoda pemain asing Persija.

”Saat itu saya digodain Greg (Nwokolo). Saya sempat kaget karena dia menghampiri dengan raut wajah serius. Tapi, lama-lama saya baru paham kalau pemain-pemain ternyata suka bercanda. Lama-lama saya malah banyak kenal dengan pemain-pemainnya,” beber Thya.

Akrab dengan Taekwondo

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
img_title Pria yang Diduga Terlibat Demo Boikot Ruben Onsu Akhirnya Minta Maaf
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut