Mendikbud Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah, Cek Faktanya

Mendikbud Nadiem Makarim (kanan).
Mendikbud Nadiem Makarim (kanan).
Sumber :
  • turnbackhoax.id

VIVA – Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Andema ID memposting sebuah gambar yang diketahui adalah Nadiem Makarim dengan narasi berisikan klaim bahwa Nadiem melarang pemakaian jilbab di sekolah. Postingan tersebut disukai 51 kali, dikomentari 51 kali, dan disebarkan kembali 326 kali.

Dilansir dari turnbackhoax.id, Kamis 4 Maret 2021 dalam narasinya, pemilik akun tersebut menyebut bahwa Nadiem mengantar anaknya dibaptis. Pantas saja Nadiem disebut melarang pemakaian jilbab di sekolah.

“ALLAH MAHA TAHU KAPAN WAKTUNYA MEMBUKA KEDOK ORANG YG DZALIM. MENDIKBUD SAAT MENGANTAR ANAKNYA DI BAPTIS. PANTAS SAJA DIA MELARANG PEMAKAIAN JILBAB DI SEKOLAH WONG AGAMANYA BERSEBRANGAN,” tulisnya.

Sebelumnya, tiga Menteri Jokowi yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menandatangani dan menerbitkan regulasi baru. Aturan tersebut melarang memaksa dan mewajibkan pemakaian seragam agama tertentu yang berlaku untuk siswa hingga guru di sekolah negeri.

“Institusi sekolah tidak boleh lagi mewajibkan siswa maupun tenaga kependidikan menggunakan seragam dengan atribut keagamaan tertentu. Agama apa pun itu. Penggunaan seragam sekolah dengan atribut keagamaan di sekolah negeri merupakan keputusan murid dan guru sebagai individu,” kata Nadiem Makarim pada saat penandatangan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri pada 3 Februari 2021.

Isi Surat dari SKB 3 menteri terdiri dari 6 aturan antara lain:

1. Regulasi seragam hanya berlaku untuk sekolah negeri yang diselenggarakan pemerintah daerah;

Halaman Selanjutnya
img_title