Ancaman Badai Matahari Bukan Berarti Kiamat

Badai Matahari pada Maret 2012.
Sumber :
  • Reuters

Ledakan X20 merupakan bagian dari Solar Cyle 22, siklus Matahari ke-22 sejak perekaman aktivitas bintik Matahari pada 1755.

img_title Warga Berburu Emas di Sungai Efrat yang Mengering, Hari Kiamat Sudah Dekat?

Bumi dan Bulan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Matahari mengikuti siklus bintang aktif yang khas. Sekitar tiap 11 tahun, energi dari tingkat lebih tinggi dari permukaan Matahari berpindah ke area dengan tingkat yang lebih rendah. Dinamika ini mengakibatkan ledakan surya ke Bumi.

img_title Arafah, Miniatur Padang Mahsyar: Tempat Kesetaraan dan Pertanggungjawaban Diri

Saat ledakan X20, perusahaan listrik di Amerika Utara, Inggris, Eropa Utara, dan lokasi lainnya telah mengantisipasi, dan berhati-hati mengevaluasi risiko arus yang diinduksi badai geomagnetik.

Sejak 1995, badai geomagnetik dan ledakan di permukaan Matahari telah dipantau oleh satelit Solar and Heliospheric Observatory (SOHO) milik Badan Antariksa Amerika Serikat.

img_title Kiamat Satelit! Badai Matahari bikin Starlink Rontok dan Jatuh ke Bumi

Menurut data SOHO, ledakan surya terkuat yang pernah diukur dengan metode modern terjadi pada 28 Oktober 2003. Ledakan surya modern juga pernah terjadi antara 2012 dan 2014.

Saat itu, NASA menegaskan, ledakan di permukaan Matahari selama periode tersebut tak akan menghancurkan Bumi secara fisik.

ilustrasi hari kiamat

Heboh Kiamat Disebut Terjadi 13 November 2026, Ini Dasar Prediksi Ilmuwan 66 Tahun Lalu

Publik tengah dihebohkan dengan ramalan fisikawan Heinz von Foerster di tahun 1960. Ilmuan itu menyebut bahwa dunia akan kiamat pada hari Jumat 13 November 2026

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut