Ketika Jawa Menjadi Pulau Terbaik Dunia

Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Anis Efizudin

VIVA – Majalah wisata internasional Travel+Leisure telah menobatkan tiga pulau di Indonesia sebagai pulau terbaik di dunia dalam World's Best Award 2018. Pulau Jawa, Bali dan Lombok berada di peringkat tiga besar dari daftar 15 pulau.

Peringkat World's Best Award ini diumumkan Travel+Leisure setiap tahun berdasarkan survei pembacanya untuk menentukan peringkat World’s Best Awards. Dalam survei tersebut, Travel+Leisure meminta pembacanya memberikan peringkat terhadap pulau-pulau terbaik di dunia yang pernah mereka kunjungi.

Cukup mengejutkan, Pulau Jawa berada di peringat pertama dengan skor 95,28 dan dinobatkan sebagai pulau terbaik di dunia versi majalah asal Amerika Serikat itu. Sementara Pulau Bali dan Lombok berada di peringkat kedua dan ketiga dengan masing-masing memperoleh nilai 94,06 dan 93,88. Ketiga pulau Indonesia ini bahkan mengalahkan Maladewa, Selandia Baru, dan Yunani. 

Penilaian pembaca ini berdasarkan pengalaman perjalanan mereka di seluruh dunia. Pembaca memberi peringkat pulau-pulau menurut aktivitas wisata, pemandangan alam, pantai, kuliner, keramahan, dan nilai keseluruhan. 

Travel+Leisure menyatakan Pulau Jawa dengan populasi 140 juta orang menduduki peringkat pertama dalam daftar World's Best Award 2018 karena memiliki budaya kuno, pemandangan yang mempesona, dan adanya situs warisan dunia UNESCO seperti Candi Borobudur. Pulau Jawa juga menawarkan kesempatan untuk menikmati modernisasi dengan berlimpahnya hotel bintang lima. 

Gili di Lombok yang masih sepi pengunjung.

"Air terjun, gunung berapi, taman yang dilindungi, dan pantai berpasir putih juga memungkinkan pengunjung  mendapatkan ketenangan," kata majalah yang berbasis di New York tersebut.

Travel+Leisure juga memuji Lombok yang digembar-gemborkan sebagai tempat untuk pengasingan, dengan keindahan pantai, spot menyelam, dan pegunungan. Seorang pembacanya bahkan menjuluki pulau di sebelah timur Bali ini sebagai "Pulau Romantis". 

"Faktanya, Indonesia memiliki sukacita kehidupan pulau hingga ilmu pengetahuan, dan menduduki tiga tempat teratas, di mana orang-orang sangat senang mengunjunginya," kata Travel+Leisure. 

Tak Lagi Bali

Monumen Nasional, Jakarta

Predikat Jawa, Bali, dan Lombok sebagai pulau terbaik di dunia tentu menjadi kebanggaan bagi  Indonesia. Hal ini menunjukkan pamor pariwisata tanah air semakin kuat di kalangan turis mancanegara. 

Pariwisata Indonesia kini tidak lagi didominasi Bali dan Lombok. Travel+Leisure memaparkan alasan Jawa dinobatkan sebagai pulau terbaik pilihan pembacanya. 

Majalah tersebut mengatakan Pulau Jawa benar-benar beragam, menawarkan banyak pengalaman berbeda bagi para pelancong. Wisatawan bisa melihat segalanya mulai dari kota metropolitan seperti Jakarta, gunung, hingga pantai biru di Taman Nasional Kepulauan Seribu.

"Jawa memiliki 112 gunung berapi, 35 di antaranya saat ini masih aktif. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango adalah rumah bagi gunung berapi aktif (keduanya dapat Anda daki), dan lebih dari 85 mil persegi hutan hujan yang indah," kata Travel+Leisure.  

Travel+Leisure juga menyebutkan keberagaman suku, budaya dan agama yang dimiliki Indonesia. Pulau Jawa juga memiliki pemandangan indah pedesaan, perbukitan hijau subur, dan sawah. Serta, tentu saja pantai dan pulau terpencil, Karimunjawa, untuk para wisatawan yang ingin melarikan diri ke 'surga tersembunyi’. 

"Kunjungan ke Jawa tidak akan lengkap tanpa berhenti di Borobudur. Dibangun pada abad kedelepan, kompleks kuil Buddha ini adalah salah satu yang paling tua dan penting di dunia," demikian laporan Travel+Leisure. 

Makin Percaya Diri

 Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Masuknya tiga pulau Indonesia menjadi kebanggan tersendiri bagi Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Apalagi predikat pulau terbaik, yang jatuh pada Jawa, Bali, dan Lombok, berasal dari sebuah media wisata internasional yang mempunyai brand dan reputasi panjang. 

"Kami bersyukur dan terima kasih. Majalah pariwisata Travel and Leisure (Travel+Leisure), setiap tahun mengeluarkan Best Awards sejak 1995 melalui survei traveler. Jadi sudah punya sejarah panjang sebagai media pariwisata dan kredibel," kata dia saat dihubungi VIVA, Kamis 12 Juli 2018.

Arief pun menyadari dengan adanya penghargaan ini, dunia mengakui bahwa Jawa, Bali, Lombok lebih indah dan tempat asyik untuk rekreasi, dibandingkan Hawaii, Pulau Cebu, Maladewa, Palawan, dan lainnya.

Cek Destinasi Wisata Ini, Bakal Ada Diskon Karena Terdampak Corona

"Kita juga harus makin percaya diri bahwa tiga pulau itu lebih hebat, di antara pulau pulau cantik dunia, pilihan travelers," kata dia.

Dia menjelaskan penghargaan ini memiliki 3C, calibration (kalibrasi), confidence (kepercayaan diri), credibility (kredibilitas). Calibration sudah diukur dengan standar global, dibandingkan dengan tempat lain atau pulau lain di dunia. Lolos dari uji mutu dan kualitas.

Sri Mulyani Waspada, Virus Corona Goyang Mesin Pertumbuhan Ekonomi RI

Confidence,  menaikkan tingkat kepercayaan diri Indonesia sebagai bangsa besar dan hebat di pariwisata. Dampak internal sebagai bangsa besar tentu saja membuat bangga.

Dan credibility yang memberi dampak eksternal, karena juga membuat Indonesia semakin dipercaya negara lain. 

Aturan Bebas Visa bagi 169 Negara Rugikan Pariwisata RI

Penghargaan ini juga akan memperkuat merek Wonderful Indonesia di dunia pariwisata. Apalagi Indonesia sedang bersiap menjadi tuan rumah Asian Games dan Pertemuan Tahunan IMF-World Bank.

“Penghargaan ini memiliki nilai yang sangat luar biasa. Hal ini membuktikan potensi pariwisata yang dimiliki Indonesia telah merata. Sebab sebelumnya, award didominasi Bali dan Lombok,” ujar Arief. 

Hal ini tentu saja akan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia. Kementerian Pariwisata menargetkan 17 juta wisatawan asing datang ke Indonesia tahun ini. 

Hotel Bali Juga Terbaik

Indonesia tidak hanya mendapat penghargaan pulau terbaik dalam survei World's Best Award 2018, lima hotel di Indonesia pun masuk top 100. Tiga di antaranya berada di peringat 10 besar. Bali masih menjadi destinasi hotel favorit dengan empat dari lima hotel tersebut berlokasi di Bali. 

"Bali menjadi favorit abadi pembaca," kata Travel+Leisure. 

Four Seasons Resort Bali di Sayan, berada di peringkat pertama dalam daftar 100 hotel terbaik di dunia versi Travel+Leisure. Hotel yang telah berusia 20 tahun ini mendapat skor 98,22 dari para pembacanya. 

Hotel Four Seasons ini terletak di lembah sungai Ayung di Desa Sayan, Ubud. Hotel hanya dapat dicapai melalui jembatan gantung yang melayang di atas sawah dan pohon kelapa. Masing-masing vila tamu di tepi sungai memiliki ruang meditasi dan kolam renang bunga lili di atap, serta ruang tamu dan kolam renang terbuka.

Sedangkan The Mulia Hotel, Bali, berada di peringkat enam, dan Hotel Nihi Sumba, Nusa Tenggara Timur, di peringkat sembilan. Lalu ada Amandari Hotel di Bali (peringkat 12) dan Alila Manggis di Bali (peringkat 93).

Anda ikut bangga juga kan?

(umi)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya