Cawapres Ulama Belum Jaminan, Sejarah Membuktikan

Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA/Rivan Awal Lingga

VIVA – Tak terbantahkan klaim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) sebagai salah satu arus pendorong bagi koalisi partai politik non pemerintah. Kelompok yang populer dengan Aksi 212 itu selalu seirama dengan arah politik koalisi yang digawangi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

img_title Dituding Tinggalkan Gibran di Pilpres 2029, Gerindra: Itu Kewenangan Mutlak Pak Prabowo

Terakhir kali, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bersama sejumlah partai politik non koalisi Jokowi, turut menghadiri acara ijtima ulama GNPF di Hotel Peninsula, Jakarta Barat, Jumat, 27 Juli 2018 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pimpinan partai politik lain yang hadir, ada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

img_title BRAN dan ATR/BPN Bahas Pembagian Kewenangan, Ini Target Reforma Agraria Prabowo

Acara yang dibuka melalui sambutan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab selaku Ketua Dewan Pembina GNPF Ulama, mengharapkan perkumpulan itu dapat memperkuat barisan umat menuju Indonesia berkah dengan menyatukan partai-partai politik yang berjuang bersama umat melawan tirani kezaliman.

GNPF Ulama menyambut dua partai baru yang mau bergabung dalam acara ijtima ulama, yakni Partai Berkarya maupun Partai Idaman. Serta berharap agar Partai Demokrat maupun partai-partai politik lainnya juga mau bergabung dalam perkumpulan tersebut.

img_title Bukan Sekadar Pindah Penduduk, Mentrans Iftitah Ungkap Konsep Baru Transmigrasi Era Prabowo

Dalam amanahnya, Habib Rizieq menyarankan kepada peserta ijtima ulama agar dapat mencalonkan presiden dan wakil presiden dari kalangan nasionalis dan agamis pada Pemilihan Umum 2019.

"Agar saling melengkapi dan saling menyempurnakan sehingga mengatakan limpahan tambah dari Allah seluruh wilayah tanah air tercinta Indonesia," ujar Habib Rizieq melalui jaringan komunikasi dari Mekkah, dalam Ijtima Ulama di Hotel Peninsula Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui ijtima ulama ini, Habib Rizieq berharap akan memacu merekomendasikan calon presiden dan wakil presiden 2019 yang adil dan amanah, cerdas dan tegas yang cinta bangsa dan negara dan melindungi semua agama, yang menjunjung tinggi ayat suci, selalu mengawal konstitusi agar tidak bertentangan dengan ayat suci.

Gayung bersambut, peserta ijtima ulama GNPF langsung berembuk dan menjaring aspirasi peserta. Hasilnya, ijtima ulama merekomendasikan pasangan Prabowo Subianto-Habib Salim Segaf AlJufri atau Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad Batubara, sebagai pasangan capres cawapres dari Koalisi Keummatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut