MRT Jakarta, Seberapa Siap?
- instagram @mrtjkt
Nantinya akan disiapkan 13 stasiun kereta MRT, yang akan melayani para penumpang. "MRT Jakarta fase I memiliki 13 stasiun di antaranya tujuh stasiun di jalur layang dan enam stasiun di jalur bawah tanah," kata dia.
Adapun, Stasiun MRT Jakarta Fase I yang akan melayani penumpang pada 2019 yaitu, Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Fatmawati, Stasiun Cipete Raya, Stasiun Haji Nawi, Stasiun Pasar Blok A, Stasiun Blok M, Stasiun Sisingamaraja, Stasiun Bundaran, Stasiun Gelora Bung Karno, Stasiun Benhil, Stasiun Setiabudi, Stasiun Dukuh Atas dan Stasiun Bundaran HI.
Untuk menunjang pengoperasian, rangkaian kereta MRT Jakarta saat ini sudah tiba di Depo Lebak Bulus. Kereta MRT tersebut telah diuji coba dengan kecepatan 30 km per jam saat melaju di jalur layang. Sedangkan saat memasuki terowongan dan akan memasuki jalur bawah tanah, kecepatan kereta akan turun menjadi 20 km per jam.
![]()
Rangkaian gerbong kereta yang disiapkan terdiri dari enam gerbong, di mana di dalamnya terdapat bangku kereta berwarna biru berbahan fiber dengan posisi berhadapan mirip seperti kereta commuter line dan terdapat pegangan tangan untuk penumpang yang berdiri.
Gerbong kereta juga dilengkapi dengan fasilitas ruang tempat duduk untuk disabilitas di ujung rangkaian gerbong kereta MRT. Menurut data yang diterima VIVA, nantinya MRT Jakarta dapat menampung 173 ribu penumpang per harinya.
Direktur Operasional PT MRT Jakarta, Agung Wicaksono menjelaskan sudah mengusulkan soal tarif. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI mengenai hal tersebut.
"Usulan besaran tarif berdasarkan hasil-hasil survei yang ada, di mana survei itu menyebutkan willingness to pay-nya adalah Rp8.500 untuk tiap 10 kilometer," kata Agung beberapa waktu lalu.
Agung menjelaskan, format perhitungan berbasis jarak ini bertujuan untuk menciptakan besaran tarif yang atraktif, demi menarik minat masyarakat untuk beralih menggunakan moda transportasi massal tersebut.
"Kalau misalnya ada orang dari Bundaran HI mau ke SCBD, kalau (tarifnya) lebih murah daripada ke Lebak Bulus, maka dia akan lebih tertarik naik MRT daripada naik taksi atau ojek online sekalipun," kata Agung.