Menagih Indonesia Bebas Pasung

ODGJ yang dipasung.
Sumber :
  • VIVA/ Bimo Aria

Melihat hal tersebut, Noriyu tidak terlalu menyalahkan anggaran yang tidak mendapatkan porsi yang besar. Ia paham, kementerian hanya memberikan anggaran berdasarkan bukti ilmiah. Permasalahannya, saat ini penelitian tentang gangguan jiwa masih sangat minim. Sehingga, kasus gangguan jiwa masih sulit dipetakan.

img_title Bantah Naikkan Tarif, Purbaya Fokus Tingkatkan Kepatuhan dan Tutup Kebocoran Pajak

“Makanya mana penelitiannya, itu yang harus digalakkan, makanya saya di antaranya dengan pak Sandiaga Uno membuat Jakarta institute of mental health. Saya merekrut orang dari Harvard, supaya kita buat mau seperti apa nih. Jadi, semacam action research sambil tindak lanjutnya apa, jadi kita meneliti sambil tindak lanjutnya apa.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi-lagi, hingga laporan ini diturunkan, Kemenkes juga masih belum merespons pertanyaan, mengapa anggaran untuk kesehatan jiwa cenderung kecil. Lantas, mungkinkah target Indonesia Bebas Pasung 2019 bisa tercapai? (asp)

img_title Prabowo Mundur dari Ketum PB IPSI, Mau Fokus jadi Presiden
Wanita Korban Penyekapan di Bandung

Kabar Terbaru Kasus Penyekapan Wanita di Bandung: Sang Pelaku Taufik Hidayat Alami Gangguan Jiwa?

Polda Jabar periksa kejiwaan Taufik Hidayat dalam kasus penyekapan 3 tahun di Bandung. Polisi dalami kondisi mental tersangka dan fakta kekerasan terhadap korban YTR.

img_title
VIVA.co.id
25 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut