Petaka Lion Air, Pesawat Anyar Celaka di Udara

Pencarian di Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

“Regenerasi navigasi pesawat kita juga lebih canggih dan update. Lalu dari sisi cost baik maintanance maupun biaya penumpang jadi lebih kecil karena jarak tempuh yang lebih panjang. Fuel 20 persen lebih irit,” tuturnya di Bandara Tjilik Riwut, Kalimantan Tengah.

img_title Lion Air JT 6-10 Jatuh karena Sensor Tak Berfungsi, Kesimpulan KNKT

Kelebihan lain pesawat ini adalah ruang kabin yang begitu senyap. Bising mesin yang biasa terdengar dari mesin pesawat tak terdengar dalam pesawat itu. Laporan reporter VIVA menyebutkan, saking tenangnya suasana di dalam kabin, ia bahkan tak merasa bahwa pesawat ternyata sudah berada pada ketinggian 6 ribu kaki. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Boeing secara resmi meluncurkan pesawat ini pada tahun 2017. Harga satu unit pesawat itu diperkirakan sekitar 70 juta poundsterling atau sekitar Rp1,3 triliun. Merujuk situs Lion Air, Boeing 737 Max 8 dapat terbang lama tanpa mengisi bahan bakar selama 7,5 jam, dengan daya jelajah hingga 6.500 kilometer. Kepala Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, kepada BBC, menyebut 737 Max 8 yang dioperasikan dan jatuh di laut Karawang itu baru menjalani 800 jam terbang. 

img_title Bocoran, Ternyata Jatuhnya Lion Air 737 Max karena Salah Konstruksi

Maskapai Lion Air termasuk perusahaan penerbangan yang paling banyak memesan pesawat dari Boeing, perusahan pembuat pesawat terbang asal Amerika. Dikutip dari BBC, 29 Oktober 2018, Lion Air sudah memesan 218 unit pesawat ini. Bahkan, di acara Paris Air Show 2017, maskapai ini telah memesan 50 unit Boeing 737 max 10. Khusus JT 610 yang jatuh itu, dikabarkan diproduksi pada Maret 2018. 

Informasi tersebut diketahui dari serpihan bangkai pesawat yang ditemukan di perairan Karawang. "Ini dapat dilihat merupakan pesawat baru yang diproduksi pada Maret 2018," kata Wakil Komandan Satgas SAR TNI AL, Kolonel Laut Salim di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Serpihan pesawat tersebut ditemukan oleh tim SAR TNI AL saat melakukan proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air. 

img_title Laporan KNKT: Jatuhnya Lion Air 737 Max Gara-gara Salah Konstruksi

Kecelakaan yang menimpa Lion Air JT 610 menimbulkan pertanyaan. Produk baru, teknologi yang makin canggih, dan masa terbang yang masih pendek. Apa yang terjadi? Mengapa pesawat yang masih baru tersebut sudah bermasalah, hingga jatuh dan tenggelam di lautan?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesaksian Penumpang

Seorang penumpang Lion Air memberikan kesaksian. Ia menceritakan pengalamannya saat menumpang pesawat Lion Air JT 610 yang dia yakini adalah pesawat yang sama yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin pagi, 29 Oktober 2018. Penumpang bernama Alon Sutanto menaiki pesawat itu pada Minggu malam, 28 Oktober 2018. Ia mengaku sempat deg-degan saat menumpang pesawat dari Denpasar menuju Bandara Soekarno-Hatta. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut