IMOS 2018: Ajang Perang 'Launching' Motor Baru
- VIVA/Jeffry Yanto
VIVA – Kilatan kamera jurnalis berentet cepat saat seorang pembawa acara membuka selubung motor terbaru di salah satu panggung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2018.
Sepersekian detik kemudian, semua orang di depannya sadar kalau 'kuda besi' tersebut merupakan Ninja 250 model 2019, salah satu motor yang dinanti para penggila roda dua Tanah Air.
Ninja 250 model 2019 mengusung teknologi baru, di antaranya smart key alias kunci pintar. Teknologi ini telah dilengkapi Kawasaki’s Intelligent Proximity Activation Start System (KIPASS). Maka untuk menghidupkan mesin, tak perlu lagi memasukkan anak kunci," sebut presenter itu berapi-api.
Selain Ninja 250, jenama lain juga turut ambil bagian dalam pameran bernama Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 itu. Seperti Yamaha yang menggebrak pameran dengan skuter matik anyarnya FreeGo.
Wujudnya benar-benar baru bagi Indonesia, kendati hadir dengan mesin familiar 125cc berteknologi Blue Core. Uniknya, motor irit bahan bakar itu punya tempat pengisian bensin di depan, bukan di bawah jok.
Suzuki tak mau kalah, karena edisi penyegaran GSX entry-level sudah dipersiapkan. Mereka percaya edisi ABS yang ditawarkan bakal membuat penjualan meningkat. Sedangkan Honda terlihat membawa semua line up-nya. Termasuk memboyong tiga jagoan baru Forza, Super Cub dan PCX lokal.
Walau tak melakukan peluncuran motor baru, Honda membawa beberapa motor konsep, seperti PCX listrik dan Next Generation.
Adu Teknologi
IMOS memang kerap dimanfaatkan banyak Agen Pemegang Merek roda dua di Indonesia untuk memperkenalkan produk-produk barunya. Tak cuma sekadar pertarungan gengsi, namun juga sebagai ajang perang teknologi hingga mendongkrak penjualan dengan beragam promo yang dihadirkan.
Sekadar diketahui, untuk tahun ini, IMOS digelar sejak 31 Oktober hingga 4 November 2018 di JCC, Senayan, Jakarta. Tema yang diusung kali ini adalah “Indonesia Future Technology” yang menampilkan sejumlah terobosan teknologi terbaru pada kendaraan roda dua.
"Kami berharap ajang ini jadi barometer penyajian teknologi masa depan dan menjawab kebutuhan masyarakat akan sepeda motor di Indonesia dan tercipta adanya transfer knowledge," ungkap Johannes Loman, Ketua Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, di sela pembukaan.