Memecah Misteri Kapal Alien Oumuamua

Objek luar Tata Surya bernama Oumuamua.
Sumber :
  • www.news.sky.com

Lokasi deteksi di Hawaii itu jugalah yang menjadi latar belakang penamaan Oumuamua (berasal dari Bahasa Hawaii). Ketika pertama kali dilihat, jaraknya sekitar 33 juta km dari Bumi (setara 85 kali lebih jauh dari Bulan), dan sudah menjauh dari Matahari.

img_title Kenapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari? Fakta Mengejutkan yang Belum Pernah Kamu Dengar

Oumuamua memiliki warna merah gelap, mirip dengan benda-benda di luar Tata Surya. Meski dekat dengan Matahari, ia tidak menunjukkan tanda-tanda ekor komet. Tetapi ia mengalami akselerasi non-gravitasi, berpotensi konsisten terhadap dorongan dari tekanan radiasi matahari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oumuamua juga memiliki perpanjangan yang signifikan dan tingkat rotasi, sehingga dianggap kaya logam dengan kepadatan yang relatif tinggi.

img_title China Guncang Dunia: Luncurkan Superkomputer Luar Angkasa, AS Sudah Ketinggalan Jauh

Ilustrasi planet HD 189733b, berwarna biru mirip Bumi

Dari segi pergerakan, Oumuamua berguling, bukan berotasi lancar, dan bergerak relatif sangat cepat menjauhi Matahari sehingga tidak mungkin ia berasal dari Tata Surya. Hal itu juga berarti bahwa Oumuamua tidak dapat dimasukkan mengorbit matahari, dan melanjutkan perjalanan melalui ruang antar bintang.

img_title China Pakai 'Ketapel Gravitasi' untuk Selamatkan 2 Satelit, Keajaiban Teknologi Luar Angkasa

Sistem asal Oumuamua dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk bepergian di antara bintang-bintang tidak diketahui.

Staf  National Public Radio (NPR), Scott Simon mewawancarai astronom Seth Shostak dari SETI Institute pada tahun 2017, ketika Oumuamua baru terdekteksi. Menurut Shostak,dalam transkrip yang diterbitkan NPR, Oumuamua ini terlihat seperti batu karang berbentuk silinder panjang, mirip cerutu tapi lebih panjang diameternya. Ukuran panjangnya seperempat mil.

"Ya, memang, itu batu karang. Dan itu lebih seperti batu berbentuk cerutu karena sangat lebih panjang daripada diameternya," kata Shostak.

Pertentangan pendapat

Makalah yang ditulis Loeb dan Bialy tentang analisis Oumuamua adalah kapal alien, kelihatannya memang luar biasa. Hal ini juga diakui oleh ilmuwan lain. Namun, bukan berarti tanpa pertentangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laman Gizmodo melaporkan, beberapa astronom skeptis terhadap makalah Loeb dan Bialy itu. Chanda Prescod-Weinstein, asisten profesor fisika di University of New Hampshire, mengatakan, "Sangat penting untuk tidak memanfaatkan merek institusi Anda untuk memperbesar hasil yang tidak diverifikasi atau sangat spekulatif." Pernyataannya ini dikutip dari Gizmodo, 7 November 2018.

“Itu tidak hanya memengaruhi reputasi departemen tetapi juga bagian lain dari lapangan,” ujarnya menambahkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut