Gaduh Bocornya Data Pribadi Pengguna Google
- TripSavvy
"Booming startup di Indonesia seperti sekarang harus menjadikan keamanan pada web, aplikasi, dan jaringan pendukung sebagai prioritas," kata Pratama.
Dua raksasa perusahaan media sosial Facebook dan Google yang terkena imbas ini diharapkan menjadi catatan penting, lantaran masih bisa kecolongan soal keamanan.
"Raksasa teknologi saja masih kecolongan. Artinya, isu keamanan siber dan pencegahan sedini mungkin akan celah keamanan harus terus digaungkan," tutur dia. Kendati demikian, tidak hanya masalah keamanan saja yang memicu Google menutup Google Plus.
Ingin Saingi Facebook
Dalam posting blog resmi Google, mereka sadar bahwa layanan jejaring sosial tersebut tak memenuhi ekspektasi pengguna. Google mengakui bahwa tingkat penggunaan dan ikatan (engagement) pengguna Google Plus sangat rendah.
“Sebanyak 90 persen pengguna Google+ membuka akun mereka kurang dari lima detik," demikian menurut keterangan Google. Ke depan, Google bakal fokus meningkatkan keamanan pada layanan-layanannya melalui program audit yang dinamai “Project Strobe”.
Program inilah yang pertama kali membuat Google sadar ada bug di jejaring sosialnya. Project Strobe secara umum bakal mengkaji akses para pengembang aplikasi atau pihak ketiga ke data-data Google dan perangkat Android.
Niat Google merilis Google Plus adalah untuk menjadi pesaing berat Facebook yang telah mendominasi bisnis media sosial. Awalnya, Google Plus hanya tersedia untuk sekelompok pengguna Google tertentu.
Mereka kemudian bisa mengajak teman bergabung dalam jaringan dan memungkinkan mereka berbagi serta berkomentar terkait status, foto, dan lain sebagainya seperti Facebook.
Meski begitu, kehadiran Google Plus bisa dikatakan terlambat. Karena, Facebook dan Twitter, yang menjadi kompetitornya, telah mendominasi pasar media sosial dan memiliki pengguna dalam jumlah yang cukup besar.
Akan tetapi, Google Plus masih punya keunggulan di mana platform mereka terintegrasi dengan produk Google lain, seperti Gmail, Google Drive, Google Play, dan tidak mengharuskan pengguna bikin akun baru lagi. (umi)