Perjuangan Mereka Melawan Haters
- VIVA/ Shalli Syartiqa
“Enggak ada orang yang ingin anaknya dihujat. Jangankan anak orang, ayam saja kalau anaknya disenggol pasti marah, makanya pasti matok balik, apalagi kita. Wajar kalau orangtua membela anaknya,” kata Ayu saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Kemudian, Ayu juga mengungkapkan bahwa orang-orang atau warganet yang menghina anak-anak adalah orang yang tidak punya perasaan.
“Kalau anak kan dia enggak tahu masalahnya, malah di-bully. Orang-orang itu kadang enggak punya perasaan anak kecil malah dihujat,” kata Ayu geram.
Ia memang sempat berpikir untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Karena ia merasa kata-kata yang dilontarkan ke anaknya dianggap sudah keterlaluan dan di luar batas. Ia masih menyimpan akun-akun yang menghina putrinya.
“Sebenarnya saya ingin cari orangnya siapa, menciduk, tapi karena saya waktunya enggak ada, jadi saya simpan dulu saja,” kata Ayu.
Ia sendiri adalah tipe yang masa bodo. Hanya saja, hal itu tak berlaku jika sudah menyerempet buah hatinya. Ia menilai bahwa anaknya masih kecil dan tak berdosa, sehingga tak pantas diperlakukan demikian. Terlebih lagi, para warganet tak tahu bagaimana Ayu membesarkan buah hatinya tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, pelantun Sambalado ini juga menyatakan dirinya memang tak melapor polisi, tetapi banyak haters yang datang ke kediamannya untuk meminta maaf.
"Namanya manusia pasti ada rasa kesal. Kalau saya kemarin enggak laporan tapi orangnya yang datang sendiri ke rumah,” kata Ayu.
![]()
Kasus pelecehan
Bukan hanya Ussy yang membawa kasus yang berhubungan dengan anaknya ke pihak berwajib. Nafa Urbach juga sempat bolak balik ke kantor polisi karena tak terima saat anaknya dipanggil dengan sebutan loli. Sebutan tersebut dituliskan warganet di kolom komentar sebuah media online yang memberitakan keahlian dan kecantikan anak Nafa dan Zack Lee tersebut.
Nafa tak terima. Ia pun mencari makna dari kata tersebut, yang merupakan sebutan dari para pelaku pedofilia untuk para anak yang mereka incar. Merasa anaknya dileehkan, ia pun melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 15 Agustus 2017.