Operasi Ketupat di Tengah Pemilu
- ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Operasi bakal digelar di 2.448 pos pengamanan, 764 pos pelayanan, 174 pos terpadu, pada 12 lokasi check point sepeda motor pada pusat aktivitas masyarakat, lokasi rawan gangguan kamtibmas. Selain itu, lokasi rawan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Sementara objek pengamanan dalam Operasi Ketupat 2019, antara lain 898 terminal, 379 stasiun kereta api, 592 pelabuhan, 212 bandara, 3.097 pusat perbelanjaan, 77.217 masjid dan 3.530 objek wisata.
Menurut Dedi, seluruh personel gabungan  akan ditempatkan di beberapa titik yang berpotensi mengalami kepadatan, ketika berlangsungnya lebaran. "Pengamanan arus mudik lintas Jawa, Sumatera, kemudian angkutan udara, angkutan laut, dan angkutan umum KA dan bus," kata Dedi.
Pengamanan di Bandara Soekarno Hatta, misalnya. Polisi akan melakukan patroli skala besar dengan titik-titik di kawasan Terminal 1, 2 dan 3.
![]()
Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Komisaris Besar Polisi Victor Togi Tambunan mengatakan, patroli skala besar tersebut melibatkan 750 personel Kepolisian dan 1.200 personel Avsec Bandara Soekarno Hatta. Mereka dikerahkan untuk melakukan pengamanan, dan pemeriksaan kendaraan secara acak.
Pola pengamanan akan dilakukan dengan cara preventif maupun penegakan hukum. Mulai dari imbauan kepada masyarakat ataupun pengguna jasa. “Patroli-patroli juga ditingkatkan skala besar bersama TNI dan aviation security (avsec) baik di seputar perimeter, dan di dalam di area terminal," ujar Victor.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhamad Awaluddin mengatakan, potensi kerawanan pada musim libur dan mudik lebaran tahun ini mengalami peningkatan. Hal itu lantaran, berbarengan dengan adanya proses pemilu yang belum selesai.
"Tahun ini pengamanan harus ditingkatkan karena situasi yang ada berbeda dengan tahun lalu. Maka dari itu saya minta semua harus cek kondisi baik personel maupun situasi yang ada, dan tetap mengikuti SOP yang ada," katanya.
Hingga Selasa, 28 Mei 2019,  pergerakan penumpang untuk melakukan perjalanan mudik 2019 sudah mulai tampak sebanyak lima persen, dibandingkan  hari sebelumnya di Bandara Soekarno Hatta.Â
Puncak Arus Mudik
Pemerintah memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada 31 Mei 2019. Sementara puncak arus balik, diperkirakan pada 9 Juni 2019.
Salah satu titik krusial kemacetan saat arus mudik dan balik, yaitu di  jalan Tol Jakarta-Cikampek. Lantaran itu, pemerintah akan memberlakukan sistem satu arah (one way).