Selamat Idul Fitri 1440 Hijriah

Umat Islam melaksanakan salat Idul Fitri.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Jemaah Majelis Taqorub ILallah laksanakan salat Idul Fitri, Selasa, 4 Juni 2019.

img_title Puncak Arus Balik Lintasan Bakauheni-Merak Dilewati 19 Ribu Kendaraan

Kemudian Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat yang melaksanakan salat Idul Fitri 1440 Hijriah lebih cepat lagi yakni pada Senin pagi 3 Juni 2019. Tarekat ini memang selalu lebih awal melaksanakan puasa dan Idul Fitri lantaran memiliki metode perhitungan sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem penetapan Idul Fitri yang digunakan oleh Naqsabandiyah yakni, dengan memakai kitab Hisab Munjid. Penetapan 1 Syawal ini ditetapkan berdasarkan perhitungan dengan menghitung malam. Metode Hisab Munjid sudah digunakan Naqsabandiyah secara turun temurun.

img_title Pemudik dengan Kereta Api Diprediksi Meningkat 6 Persen Tahun Ini

Sedangkan, umat Islam di Palembang mendasarkan keputusan mereka pada hasil ru'yatul hilal internasional yang dilakukan secara global yang menurut mereka sudah dijelaskan dalam hadis yaitu bagi siapa saja yang melihat hilal, maka penglihatannya berlaku untuk yang lain.

Bulan yang dilihat di Indonesia juga disebut sama dengan yang terlihat oleh negara di Timur Tengah. Kalaupun ada perbedaan tidak sampai satu hari.

img_title Wisatawan ke Garut Dominasi Arus Balik di Jalur Nagreg

Begitu juga dengan umat Islam di Garut. Alasan yang mereka kemukakan tidak jauh berbeda. Mereka mendasarkan pada rukhiyyatull hilal global.

Dari penelusuran VIVA, sejumlah negara memang memutuskan Idul Fitri lebih awal daripada Indonesia. Mereka antara lain Arab Saudi dan negara-negara di Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Kuwait dan lainnya. Lalu Inggris dan sejumlah negara Uni Eropa.

Untuk penyebab mengapa bisa demikian, bisa membaca berita ini: (Arab Saudi Idul Fitri Duluan dari Indonesia, Begini Sebabnya).

Meskipun begitu, diharapkan umat Islam khususnya di Indonesia tetap saling menghormati satu sama lain. Selain itu juga menjaga persatuan dan kesatuan, ukhuwah Islamiyah.

Jokowi dan Prabowo

Idul Fitri tahun ini agak berbeda dengan Idul Fitri-Idul Fitri di tahun-tahun sebelumnya. Sebabnya, pada tahun ini, masyarakat Indonesia melaksanakan pemilihan umum serentak baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, pemilihan presiden masih menjadi pemilu yang paling menjadi sorotan. Meskipun KPU sudah mengumumkan hasilnya tapi prosesnya belum selesai karena masih harus bergulir di Mahkamah Konstitusi.

Oleh karena pilpres masih jadi sorotan, aktivitas dua tokoh utamanya, yaitu Jokowi dan Prabowo Subianto juga turut menjadi perhatian.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut