Awal Mengecewakan Timnas Indonesia

Duel Timnas Indonesia vs Thailand di SUGBK.
Sumber :
  • VIVAnews/Ali Wafa

Meski unggul 3-0, Thailand tidak mengendurkan serangan. Sementara itu, Indonesia semakin frustrasi dalam membangun serangan akibat disiplinnya pertahanan Thailand.

img_title Jay Idzes Alami Sobekan Otot Quadriceps, Butuh Waktu hingga 35 Hari untuk Pulih

Dalam waktu yang tersisa, Indonesia tetap melancarkan serangan sporadis. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Thailand sukses mengunci kemenangan 3-0 atas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang Indonesia Kian Berat

img_title Pengamat Soroti Kondisi Jay Idzes Jelang FIFA ASEAN Cup: Ini yang Bikin Khawatir

Skuat Timnas Indonesia

Atas kekalahan ini, Indonesia berada di posisi paling buncit klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022, dengan raihan tanpa poin. Sedangkan Thailand, untuk sementara berada di puncak dengan koleksi empat poin.

img_title Badai Cedera Terpa Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup, 5 Pemain Masuk Daftar

Ini menjadi kekalahan kedua Indonesia di kualifikasi ini. Sebelumnya, Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia, pekan lalu. Di laga itu, Indonesia juga berstatus tuan rumah.

Indonesia pun berada dalam situasi sulit. Sebab, Indonesia gagal memanfaatkan status tuan rumah di dua laga pertama. Indonesia gagal meraih satu poin pun di dua laga ini.

Apalagi lawan terdekat yang akan dihadapi adalah unggulan di Grup G. Yaitu Uni Emirat Arab (UEA). Laga akan berlangsung di markas UEA pada 10 Oktober 2019 mendatang.

UEA sendiri berada di posisi dua klasemen sementara, usai menaklukkan Malaysia dengan skor 2-1, Selasa malam 10 September 2019. Disusul Malaysia, di posisi tiga dengan poin yang sama, tiga poin.

Sementara itu, posisi empat dihuni oleh Vietnam, yang membuat kejutan dengan menahan imbang Thailand tanpa gol di kandang pada 5 September 2019 lalu.

Seperti diketahui, untuk lolos ke babak ketiga kualifikasi, hanya akan diambil pemuncak klasemen akhir di fase ini. Sementara itu, hanya empat runnerup terbaik yang diambil dari delapan grup yang ada.

Desakan Simon McMenemy Mundur

Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy

Desakan agar Simon McMenemy melepas jabatannya bergema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, saat Timnas Indonesia ditaklukkan Thailand 0-3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat pertandingan memasuki menit-menit akhir, suporter yang hadir meneriakan 'Simon Out' berulang kali. Disinyalir mereka kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. 

Menanggapi hal itu, Simon menegaskan, dia masih layak untuk menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Desakan untuk mundur, menurutnya, adalah hal yang wajar di dunia sepakbola. Apalagi, Indonesia yang memiliki penduduk 250 juta lebih, dan sangat haus akan prestasi timnasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut