Kasus Novel Baswedan, Janji Polri dan 'Warning' Jokowi
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
VIVA –  Mata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menatap tajam para wartawan yang mengerubunginya di kantor Mabes Polri, Jakarta, Senin, 16 Desember 2019. Dengan yakin ia mengatakan, sebentar lagi kasus Novel Baswedan akan segera terungkap.
Polri mengklaim sudah menemukan petunjuk dan bukti-bukti yang signifikan terkait kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Novel Baswedan. Karena itu Polri berjanji, tak lama lagi kasus ini akan terungkap.Â
Novel Baswedan
Kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan hingga kini memang belum menemui titik terang. Kasus yang sudah berjalan selama lebih dari dua tahun ini masih dalam penyidikan Polri meskipun sudah berganti pucuk pimpinan Polri dari Kapolri sebelumnya Tito Karnavian ke Kapolri saat ini Idham Azis.
Presiden Joko Widodo sempat memberikan tenggat waktu kepada Polri untuk mengungkap kasus ini hingga Desember 2019. Namun sampai batas waktu tersebut Polri belum bisa mengungkap kasus ini. Sejumlah kalangan mendesak agar Presiden membentuk tim gabungan pencari fakta independen untuk mengusut kasus ini. Pasalnya, polisi dinilai tak serius mengusut kasus penyerangan tersebut. Namun, Presiden belum bersedia dengan dalih masih memberikan kesempatan kepada polisi untuk menuntaskan kasus tersebut.Â
Tapi Iqbal memastikan, tak ada lagi tenggat waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo untuk mengungkap kasus ini. Terutama setelah Presiden memanggil Kapolri untuk menyampaikan laporan tentang perkembangan penyelidikan kasus Novel.
Pekan lalu, Presiden Jokowi memanggil Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk menanyakan perkembangan kasus penyelidikan Novel. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, mengakui pertemuan yang terjadi antara Presiden dan Kapolri pada Selasa, 10 Desember 2019 adalah perbincangan soal perkembangan penanganan kasus Novel Baswedan.
73 Saksi, Sketsa Wajah Pelaku, dan Selidiki Toko Kimia
Saat pertemuan dengan Presiden Jokowi, Kapolri Idham Aziz menyampaikan soal upaya dan temuan terbaru timnya untuk mengungkap kasus Novel. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan bagaimana polisi bekerja keras dan serius untuk menangkap pelaku penyerangan.Â