Tunjangan Ala Kadarnya untuk Warga Terdampak Corona

Bantuan lain

img_title Legislator DKI Minta Edukasi-Mitigasi Hantavirus di Jakarta Diperkuat

Pemerintah juga menyiapkan program lainnya yang tidak termasuk dalam program paket sembako dan BLT itu, antara lain PKH, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, dan listrik gratis atau diskon. Total dana yang dialokasikan untuk semua program reguler jaring pengaman sosial itu Rp110 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PKH, misalnya, jumlah penerimanya ditambah 10 juta keluarga dari sebelumnya 9,2 juta keluarga. Nilai uang tunai yang diberikan untuk tiap penerima manfaat juga meningkat 25 persen. Penyalurannya juga dipercepat menjadi sekali sebulan dari sebelumnya tiap tiga bulan.

img_title Cegah Penyebaran Hantavirus, Kemenkes Awasi Ketat Penumpang Asal Amerika Selatan 46 Hari

Penerima program Kartu Sembako juga dinaikkan menjadi 20 juta orang dari sebelumnya 15,2 juta penerima. Nilainya juga dinaikkan sebesar 30 persen dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu dan akan diberikan selama sembilan bulan.

Mensos Juliari P Batubara

img_title WHO Perkirakan Hantavirus Tak Akan Berkembang Jadi Epidemi Seperti Covid-19

Anggaran untuk program Kartu Prakerja juga dinaikkan dari semula Rp10 triliun menjadi Rp20 triliun. Penerima manfaatnya pun ditambah menjadi 5,6 juta orang. Program itu diutamakan untuk warga yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja informal, pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak Covid-19.

Pemerintah telah memutuskan menggratiskan tarif listrik bagi pelanggan dengan 450 volt ampere dan diskon 50 persen untuk pelanggan berdaya 900 volt ampere kategori subsidi. Seperti jenis bantuan paket sembako atau BLT, pembebasan tarif dan diskon listrik berlaku selama April, Mei, dan Juni. Tapi nyatanya banyak pelanggan di Depok yang menggunakan daya 900 volt tetap membayar listrik secara normal pada bulan ini.

Nilai BPNT sudah dinaikkan menjadi Rp200 ribu per kepala keluarga penerima manfaat untuk jangka waktu enam bulan, terutama selama pandemi Covid-19. Sebelumnya ada 15 juta keluarga yang menerima program itu dan sekarang ditambah hingga menjadi 20 juta keluarga.

Agar tak pulang kampung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantuan-bantuan jaring pengaman sosial ini, menurut Jokowi, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dari para pekerja harian yang terdampak Covid-19. Karena tidak ada penghasilan akibat kebijakan tanggap darurat, mereka kesusahan dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Situasi itulah, menurut Presiden, akhirnya memaksa para pekerja informal di Jakarta dan kota-kota besar lainnya pulang kampung ke daerah-daerah. Padahal, itu justru sangat berbahaya, sebab penyebaran virus corona dibawa para pemudik. Maka bantuan jaring pengaman sosial diharapkan bisa membuat para pekerja harian terjamin kebutuhan hidup sehari-hari.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut